ANCAM Ledakkan Diri Wanita Berhijab Ditembak Polisi

- Penulis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 22:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI Prancis menembak seorang wanita berhijab dan melontarkan ancaman sambil meneriakkan 'Allahu Akbar'. (BBC)

POLISI Prancis menembak seorang wanita berhijab dan melontarkan ancaman sambil meneriakkan 'Allahu Akbar'. (BBC)

SuarIndonesia — Seorang perempuan berhijab ditembak oleh polisi Prancis hingga mengalami luka serius, gara-gara diduga membuat ancaman di sebuah stasiun kereta di ibu kota Paris.

Saksi mata di lokasi menyebut perempuan berusia 38 tahun yang mengenakan cadar itu sempat meneriakkan “Allahu Akbar” dan “mengancam”. Polisi disebut terpaksa menembak perempuan itu, karena “takut akan keselamatan mereka”.

Dikutip CNNIndonesia dari AFP, sumber mengatakan polisi berhasil “mengisolasi” wanita itu di stasiun Bibliothequre Francois Mitterrand di tepi selatan Paris, untuk dievakuasi.

Kantor Kejaksaan Paris menjelaskan bahwa polisi terpaksa mengeluarkan tembakan karena wanita itu “menolak mengikuti perintah polisi” dan mengancam akan meledakkan dirinya.

Dua petugas polisi langsung melepaskan delapan peluru ke arah wanita itu, hingga menyebabkan luka di bagian perut dan kini dalam kondisi kritis. Tidak ada bahan peledak maupun senjata lain yang ditemukan pada wanita itu, saat dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Jaksa mengatakan akan melakukan dua penyelidikan, di antaranya mengenai tindakan “ancaman” yang dikeluarkan wanita tersebut, dan penyelidikan tentang penggunaan senjata api oleh polisi hingga menyebabkan korban terluka.

Menurut sumber di kepolisian Paris, menyebut wanita itu pernah masuk dalam daftar pantauan radikalisasi. Namun tak diketahui secara pasti apakah namanya masih ada dalam daftar tersebut.

Prancis kini berstatus “siaga serangan” sejak insiden penikaman terhadap seorang guru di kota Arras, oleh mantan muridnya.

Banyak orang di Prancis yang juga khawatir akan dampak serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu, dan pengeboman Israel terhadap Gaza selama tiga pekan terakhir. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi - Petugas haji menggunakan aplikasi Kawal Haji melalui ponsel di Kantor Daker Makkah, Makkah, Arab Saudi. (Foto: Antara/Citro Atmoko)

Nasional

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca