ALTERNATIF dari Dishut Kalsel Semprot Kuman Gunakan Asap Cair

- Penulis

Sabtu, 4 April 2020 - 13:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kehutanan turut berupaya menekan secara masif penyebaran virus Corona (Covid-19), melalui upaya disinfektan di tengah masyarakat.

Untuk mengatasi cairan kimia disinfektan yang menjadi langka di pasaran, pasca merebaknya virus Corona, alternatif yang dapat digunakan adalah dengan penggunaan desinfektan dari asap cair.

Di wilayah KPH Pulau Laut Sebuku, terdapat 2 kelompok tani hutan (KTH) yang memproduksi asap cair. KTH Tunas Harapan Bersama Desa Langkang Baru Kecamatan Pulau Laut Timur dan KTH Usaha Bersama Desa Teluk Sirih Kecamatan Pulau Laut Selatan Kabupaten Kotabaru.

Penyuluh Kehutanan, Rudi Rishamsyah menjelaskan untuk memenuhi permintaan, saat ini kedua KTH tersebut secara terus menerus berupaya memproduksi asap cair setiap hari.

“KTH Tunas Harapan Bersama info bisa menghasilkan 20 liter. Karena kehabisan bahan pembuatnya, besok rencana baru mau cari bahan baku.

Tadi ada kerusakan di bagian keran dan sudah dilaksanakan perbaikan  KTH,” ujar Rudi.

Baca Juga :   KE MASJID HINGGA ZIARAH, Kapolresta Banjarmasin Teladani Jejak Raja Pertama Banjar Sultan Suriansyah

Adapun bahan baku yang digunakan adalah dengan memanfaatkan limbah kayu, pertanian/perkebunan yang kemudian dikonversi menjadi asap cair, melalui proses pemurnian asap cair dengan menggunakan peralatan pengolah diperoleh dari dari Dinas Kehutanan Kalsel Tahun 2019.

Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengimbau kepada KTH yang sudah diberikan bantuan alat pembuat asap cair agar segera mengoperasikan alatnya.

Agar asap cair hasil produksi bisa digunakan sebagai dasar pembuatan dinsifektan.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
SEIMBANGKAN Bisnis dan ESG, CK Bagikan Sembako dan Cek Kesehatan di 17 Desa Sungai Loban
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca