AKHIRNYA 7 Daerah dI Kalsel Naik PPKM ke Level III

- Penulis

Selasa, 15 Februari 2022 - 23:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – – Akhirnya, berdasarkan evaluasi terakhir ada 7 daerah di Kalsel (Kalimantan Selatan) dinyatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) naik ke  level III.

Ke 7 daerah tersebut adalah Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru.

Penetapan saat ini bukan lagi status di provinsi, namun berada di kabupaten kota.

Ada 7 daerah itu meningkat dari level 2 ke level 3, daerah lainnya juga ada yang meningkat dari level 1 ke level 2.

Dari penetapan PPKM tersebut maka kabupaten kota terkait yang melakukan pembatasan sesuai level PPKM yang ditetapkan pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, HM. Muslim, Selasa (15/2/2022).

Jika dikalkulasi dari kasus yang ada, covid-19 varian omicron mendominasi dengan persentase 82 persen selebihnya varian delta.

“Di Kalsel saat ini omicron memang dominan, tapi delta juga masih ditemukan. Saat pengujian melalui whole genome sequence (WGS) tidak semuanya omicron yang artinya varian delta juga masih ada,” kata Muslim.

Ia menambahkan, dari 17 spesimen yang dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 14 di antaranya terkonfirmasi varian omicron. Dengan hasil itu Muslim menyebut 82 persennya adalah omicron.

Baca Juga :   PLN Nyatakan Kelistrikan Kalselteng Masih Siaga

“Dapat disimpulkan dari kasus saat ini didominasi varian omicron,” bebernya.

Ia menambahkan, positivity rate di Kalsel saat mencapai 18 persen dan case vatality rate (CFR) 3,21 persen. Berdasarkan data kemarin penambahan kasus baru berjumlah 713 orang, paling banyak dari Banjarmasin 329 orang.

Jumlah kasus keseluruhan 75.380 terdiri dari 68.275 sembuh, 4.686 dirawat, dan 2.419 meninggal dunia.

“Dari kasus aktif berjumlah 4.686 yang dirawat di rumah sakit sekitar 26 persen. Jika sudah di atas 60 persen maka masuk kategori mengkhawatirkan,” katanya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERBAKAR LAGI di Kawasan Bandarmasih Komplek DPR Banjarmasin Barat
POLIDIK di Sekolah Islam Terpadu Nuril Fikri Banjarmasin
DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng
PEMPROV Usulkan Bantuan Tangani Karhutla untuk Enam Kabupaten
INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan
SUNGAI Danau Panggang Dangkal, Ketua DPRD Kalsel Desak Pemda Segera Pengerukan dan Normalisasi
POLISI Peduli Pendidikan di Pondok Pesantren Shiratut Thalibin
KAPOLDA KALSEL Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:39

98 KASUS KARHUTLA Korporasi Naik ke Penyidikan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:31

INOVASI Teknologi “Iceberg” Disiapkan Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:20

PRESIDEN Prabowo Minta Penanganan Karhutla tak Tunggu Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:43

CEGAH DAMPAK ASAP, Menkes: Kelompok Rentan Perlu Batasi Kegiatan di Luar

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:29

GIM DARING bukan Pemicu Utama Radikalisasi

Berita Terbaru

Budaya

BERTRANSFORMASI Pemilihan Nanang Galuh Kalsel 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 21:55

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca