66 Kamera Pengintai Dipasang di Seantero Banjarmasin

66 Kamera Pengintai Dipasang di Seantero Banjarmasin

Suaridonesia – Guna meningkatkan rasa aman dan nyaman, Pemko Banjarmasin mengawali tahun 2019, melengkapi keamanan dengan memasang 66 titik kamera pengintai di lingkungan Pemko Banjarmasin dan fasilitas publik.

Menyusul pemasangan Smart Display di Lobi Balai Kota Banjarmasin pada hari Selasa kemarin, Pemerintah Kota berencana untuk meningkatkan transparansi layanan untuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Meski rencana tersebut sudah memasuki tahap percobaan keterbukaan informasi, Kepala Bidang TIK Dinas Kominfotik, Drs H Husin Luthfi mengatakan kepada awak media, Rabu(9/1/2019) saat ini masih terbatas hanya walikota bersama wakil serta kepala dinas yang bisa membuka Web keterbukaan informasi melalui CCTV yang terpasang di 66 titik di Kota Banjarmasin.

‘’Dalam waktu dekat kita hubungkan juga ke masyarakat untuk lebih meningkatkan keterbukaan informasi tentang seputar Kota Banjarmasin,” ucap Lutfi di Balaikota.

Selain itu, Luthfi menjelaskan pembagian 66 titik yang dipasang CCTV tersebut meliputi ruang kinerja SKPD Pemko, Ruang Terbuka Hijau, puskesmas, kecamatan serta objek wisata Kota Banjarmasin lainnya.

“Sedikitnya 31 CCTV dipasang untuk mendukung layanan keterbukaan informasi sekitar di Pemko Banjarmasin serta kantor SKPD lingkup Pemko, dan 18 CCTV lainnya dipasang di Puskesmas serta pusat hiburan dan objek wisata seperti Siring Menara Pandang dan Taman Kamboja,” terangnya.

Menurut Luthfi, Smart Display sebenarnya sudah cukup membantu untuk keterbukaan informasi. Karena hanya punya satu unit maka untuk lebih menunjang keterbukaan informasi publik akan segera dihubungkan ke masyarakat melalui layanan Website.

“Ini masih dalam tahap ujicoba, apabila sukses ujicoba akan kita sebar jaringan Web ini untuk pusat keterbukaan informasi dari pemerintah untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sedangkan Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengaku lebih mudah untuk memantau serta mengawasi disetiap sudut kota dengan terobosan jaringan Web yang akan segera disebarluaskan kepada masyarakat.

“Soal alamat Web masih belum bisa kita sampaikan karena masih terbatas, ya nanti setelah resmi dibuka ke umum, semua pasti akan dapat menikmatinya, tunggu saja,” kata mantan anggota DPRD Kota Banjarmasin.

Kemudian anggaran penyediaan Smart Display pertama dan satu satunya di Balaikota Banjarmasin menghabiskan duit sebesar Rp148 juta belum termasuk biaya operasional internet dan listrik.(SU)

 167 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: