300 Tentara Myanmar Kabur ke India!

- Penulis

Sabtu, 20 Januari 2024 - 01:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tentara Myanmar. [AFP]

Ilustrasi tentara Myanmar. [AFP]

SuarIndonesia — Ratusan tentara Myanmar kabur massal hingga melintasi perbatasan India pekan ini. Disebutkan bahwa hampir 300 tentara meninggalkan negaranya demi menghindari serangan pemberontak bersenjata yang bertempur melawan junta militer Myanmar.

Seperti dikutip detikNews dari AFP, Jumat (19/1/2024), bentrokan mengguncang sebagian wilayah Myanmar di dekat perbatasan India sejak Tentara Arakan (AA) menyerang pasukan keamanan Myanmar pada November tahun lalu, yang mengakhiri gencatan senjata sejak kudeta militer terjadi tahun 2021 lalu.

Pekan ini, kelompok Tentara Arakan itu mengklaim telah mengambil alih kota besar Paletwa dan menguasai enam pangkalan militer di sepanjang perbatasan dengan negara bagian Mizoram di India. Lokasi tersebut juga menjadi tempat para tentara Myanmar menyeberangi perbatasan.

Laporan seorang perwira pada pasukan paramiliter India, Assam Rifles, yang enggan disebut namanya, menyebut total 276 tentara Myanmar yang membawa senjata dan amunisi tiba di desa Bondukbangsora pada Rabu (17/1/2024) waktu setempat.

“Kami telah memberikan kepada mereka tempat penampungan di kamp kami,” ucap perwira pasukan paramiliter Assam Rifles tersebut.

Dia menambahkan bahwa tentara-tentara yang tiba di wilayah India itu telah “diberikan semua dukungan yang mereka perlukan”.

Disebutkan juga oleh perwira tersebut bahwa unit militernya sedang mengumpulkan data biometrik dari para tentara Myanmar itu dan telah meminta persetujuan dari Kementerian Pertahanan di New Delhi untuk memulangkan mereka ke Myanmar.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Ratusan tentara Myanmar lainnya, menurut laporan media lokal, telah melarikan diri ke India untuk menghindari pertempuran sejak gencatan senjata berakhir pada November tahun lalu.

Dua pesawat militer Myanmar tiba di Aizawl, ibu kota negara bagian Mizoram, untuk mengumpulkan dan memulangkan tentara yang mundur dari konflik.

Pada Oktober tahun lalu, aliansi Tentara Arakan dan dua kelompok bersenjata etnis minoritas lainnya melancarkan serangan gabungan di seluruh negara bagian Shan, Myanmar bagian utara, merebut kota-kota di sana dan menguasai pusat perdagangan terpenting di perbatasan China.

Pekan lalu, aliansi tersebut mengumumkan gencatan senjata yang dimediasi Beijing di negara bagian Shan setelah konflik selama berbulan-bulan yang menjadi ancaman terbesar bagi junta militer Myanmar sejak merebut kekuasaan dari pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi.

Kesepakatan gencatan senjata itu tidak berlaku di wilayah dekat perbatasan India, di mana pertempuran antara junta militer dan kelompok bersenjata masih berlangsung. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca