3 DESA Terendam Banjir, Faskes dan Akses ke Sekolah Terputus

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir rendam 3 desa di Kotawaringin Timur, Kalteng. (Foto: Dok BPBD Kotim)

Banjir rendam 3 desa di Kotawaringin Timur, Kalteng. (Foto: Dok BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Banjir rendam hingga tiga desa di Kecamatan Tualan Hulu, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketinggian muka air menyebabkan akses jalan utama menuju ke fasilitas kesehatan (faskes) dan sekolah terputus.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kotim Multazam menyampaikan muka air mulai naik sejak Kamis (4/12) dan masih bertahan hingga kini.

“Tiga desa di Kecamatan Tualan Hulu, Desa Merah, Tumbang Mujam dan Luwuk Sampun masih tergenang. Walaupun ada penurunan tetapi tidak banyak, pada umumnya air masih bertahan di lokasi-lokasi desa tersebut,” ujarnya kepada detikKalimantan, Jumat (05/12/2025).

Banjir yang menggenangi desa tersebut menyebabkan sepanjang 400 meter jalan untuk akses ke sekolah dan faskes terputus. Kedalamannya mencapai hingga 110 meter.

“Panjang jalan yang terputus itu sekitar 400 meter. Tadi kami ukur kedalamannya bervariasi dari 60 hingga 110 meter. Jalan itu adalah satu-satunya penghubung baik untuk keperluan anak-anak sekolah maupun akses ke fasilitas kesehatan,” terang Multazam.

Masyarakat mulai bergeser ke titik-titik wilayah yang lebih tinggi. Meski dilanda banjir, beberapa warga menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah di gereja dalam rangka menyambut Natal.

“BPBD sempat memobilisasi warga dari Desa Merah ke Luwuk Sampun karena mereka ada kegiatan ibadah dalam rangka Natal. Ada upaya juga dari masyarakat bergeser dari satu tempat ke titik-titik lain menggunakan perahu-perahu kecil,” ujar Multazam, Jumat (5/12/2025) melansir detikKalimantan.

BPBD Kotim telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan banjir. Kondisi terpantau masih terkendali.

Baca Juga :   PELAKU Perampokan Emas Diringkus

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa untuk monitoring dan apa saja yang perlu dilakukan. Pada umumnya kondisi masih terkendali,” ungkap Multazam.

Namun, masyarakat diimbau tetap waspada karena sempat terjadi hujan dengan durasi lama. Hujan dikhawatirkan dapat meningkatkan muka air.

“Kita berharap hujan di daerah lokasi Tualan Hulu dan sekitarnya tidak begitu lebat ya, tetapi saat kami pulang dari lapangan termonitor hujan cukup lama. Kami ada kekhawatiran muka air di Desa tersebut meningkat,” pungkasnya.

Berdasarkan laporan dari BMKG pada Jumat dini hari (5/12), terdapat potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada 02.00 WIB. Wilayah kecamatan yang terdampak diantaranya Kotim daerah Cempaga Hulu, Palangka Raya dan Katingan. Di Kotim dapat meluas ke beberapa daerah termasuk Kecamatan Tualan Hulu. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca