SuarIndonesia – Sudah resminya Ibu kota Provinsi Kalsel di Kota Banjarbar otomatis seluruh instansi terkait yang berada di Banjarmasin secara bertahap akan berpindah.
Salah satunya rencana pembangunan gedung DPRD Kalimantan Selatan yang baru di kawasan Perkantoran Setdaprov di Cempaka, Banjarbaru, dipastikan berlangsung pada tahun depan.
Tersedianya lahan seluas tiga hektare di kawasan tersebut atau jauh lebih luas jika dibandingkan dengan lokasi saat ini di Banjarmasin.
Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H Supian HK, berharap agar proses pembangunan berjalan lancar. Terutama terkait dengan kepemilikan lahan yang harus jelas statusnya saat pembangunan dimulai.
“Kita berharap masyarakat tidak menghambat proses tersebut. Jangan nanti pas sudah dimulai pembangunan, diklaim tanah itu miliknya, tapi saat diminta suratnya tidak dapat menunjukkan. Ini kan menghambat jadinya,” ucap Supian HK. Senin (30/10/2023).
Meskipun hingga saat ini tidak ada masalah terkait lahan, namun dirinya menyatakan untuk mengantisipasi. Dirinya juga menjelaskan, pihaknya juga sudah menyusun rencana pembangunan dengan detil, baik dari anggaran, pola pembangunan hingga desain arsitektur yang mengusung budaya Banjar.
Menurutnya, pada anggaran perubahan tahun ini masih fokus pada perencanaan. Sedangkan pada tahun depan, pembangunan akan dimulai dengan target rampung pada tahun 2025.
“Dengan lahan tiga hektare cukup, namun kalau memang bisa di tambah seperti Polda Kalsel 10 hektare dan Kejaksaan, juga cukup luas,” ujarnya
Menurutnya, usulan ini berdasarkan aktivitas di sekretariat DPRD Provinsi terkadang padat terlebih ada rapat lintas sektoral”Sangat diperlukan lahan yang cukup luas untuk menampung tamu-tamu yang datang, maupun kendaraan yang digunakan,” Harapnya
Supian HK juga menyebutkan anggaran untuk pembangunan Kantor DPRD Kalimantan Selatan yang baru ini mencapai Rp 180 miliar dengan sistem tahun jamak. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















