2 Pegawai KPK Dianiaya Setelah Rapat Pemprov dan DPRD Papua

- Penulis

Minggu, 3 Februari 2019 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – KPK menyebutkan, sesaat sebelum dua pegawainya mengalami penganiayaan, sedang terjadi rapat antara Pemprov dan DPRD Papua. Dua pegawai KPK itu disebut Febri sedang melakukan tugas pengecekan dari laporan masyarakat tentang indikasi tindak pidana korupsi.

“Sebelum dua pegawai dianiaya, di lokasi tersebut dilakukan rapat pembahasan hasil review Kemendagri terhadap RAPBD Papua tahun anggaran 2019 antara pihak Pemerintah Provinsi dan DPRD,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada detikcom, Minggu (3/2/2019).

Febri menyebut peristiwa penganiayaan itu terjadi setelah rapat itu selesai. Namun Febri tidak menyebut detail siapa terduga pelaku penganiayaan itu serta tidak menyebut apa kaitan kegiatan itu dengan dugaan penganiayaan 2 pegawai KPK tersebut. Dia hanya mengatakan pegawai KPK itu mengalami luka di wajah.

KPK pun sudah melaporkan hal ini ke Polda Metro Jaya. Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 2 Februari 2019.

“Yang dipukul si penyelidik KPK ini,” ucap Argo saat dimintai konfirmasi terpisah.

“Dipukul sama siapa?” tanya wartawan.

“Ya bukan sama gubernurnya, bukan. Ada seseorang di situ,” jawab Argo.

Baca Juga :   DLH KALSEL dan Komunitas Jurnalis Kegiatan Lingkungan akan Digelar di Tiga Desa

Namun Argo tidak membuka identitas siapa yang diduga menganiaya pegawaiKPK tersebut. Selain itu, Argo tidak menyebut siapa gubernur yangdimaksudnya tersebut, termasuk kaitannya dengan dugaan peristiwa penganiayaan tersebut.

Sedangkan Kapuspen Kemendagri Bahtiar memastikan rapat itu tidak diikuti pejabat atau staf dari kementerian. “Pejabat atau staf Kemendagri tidak ada di lokasi saat kejadian tersebut,” ucap Bahtiar.

detikcom telah menghubungi Gubernur Papua Lukas Enembe dan Sekda Papua Heri Dosinaen, tetapi keduanya belum merespons. Sedangkan Karo Humas Pemprov Papua, Israil Ilolu, mengaku tidak tahu soal peristiwa tersebut.

“Saya tidak tahu. Saya sedang di luar kota, jadi saya tidak tahu siapa-siapa saja yang ada di situ,” kata Israil saat dimintai konfirmasi terpisah.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18