SuarIndonesia – Salah satu cara mengatasi melubernya sampah ke jalalanan dari TPS yang ada di Banjarmasin, tidak hanya karena ulah masyarakat dan pemulung. Namun soal armada juga menjadi salah satu penunjang kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Kota Banjarmasin.
Kadis LH Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar, mengatakan armada juga menjadi faktor. Pasalnya, 60 armada angkutan sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hanya mampu maksimal beroperasi separuhnya saja.
Sementara jumlah TPS berjumlah 81 sehingga, pengangkutan tidak maksimal, tambah padatnya warga yang membuang sampah di malam hari.
Didampingi Sekretaris DLH Kota Banjarmasin Drs H Zauhar Arif, Mukhyar berharap, agar persoalan armada tidak lagi menjadi masalah, dinasnya ingin armada ditambah paling sedikit 15 unit. “Tapi soal penambahan armada itu perlu dana yang cukup besar, tidak mungkin sekaligus 15 unit,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (30/12).
Mukhyar melanjutkan, kurangnga armada itu disiasati pihaknya dengan cara mencicil. Caranya adalah setiap tahun anggaran, pihaknya mengusul 5 unit armada yang diperuntukan menangani sampah dan sekaligus peremajaan armada.
“Kami hanya bisa mensiasati dengan menganggarkan 5 unit armada, duanya untuk sampah, tiganya untuk peremajaan. Dengan begitu bisa diatasi,” bebernya.
Selain itu, pihaknya juga berinovasi dengan melakukan sistem pengurangan sampah dengan cara pemilahan sampah dari sumbernya. Dengan begitu, sampah yang dihasilkan dari rumah tangga berkurang.
Karena, program itu mengajarkan warga agar lebih sadar bahwa sampah di sekitar bisa dipilah dan bernilai ekonomis. “Jadi tidak lagi banyak sampah yang dibuang ke TPS bila menjalankan program pemilahan sampah itu,” katanya.
Seperti yang diketahui, melubernya sampah ke jalanan itu banyak ditemui saat malam hari seperti Jalan Malkon Temon, Jalan Pramuka, Jalan Veteran, dan, Pasar Taman Sari dan beberapa titik lainnya, di jalan-jalan lainnya memang warga membuang pada malam hari.
Khusus dalam menghadapi malam pergantian Tahun Baru, DLH siagakan sekitar 400 petugas kebersihan bakal diterjunkan. Mereka akan disebar di sejumlah tempat keramaian agar bersih dari tumpukan sampah.
“Saat malam pergantian tahun baru jumlah sampah dipastikan meningkat sangat signifikan,” katanya.
Khusus besaran upah lembur, Mukhyar bilang besarannya Rp100 ribu/orang.“Upah ini dimaksudkan, agar memberikan penghargaan bagi petugas untuk bisa Lebaran dan silaturahmi dengan sanak keluarga maupun tetangga,” ujarnya.
Adapun mereka bakal disebar di kawasan Jalan H Hasan Basri, Ahmad Yani, Lambung Mangkurat, Piere Tendean, Anang Adenansi dan lain lain. Bahkan, petugas kebersihan akan dibekali armada untuk membantu proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Banjarmasin Selatan.
“Tidak ada penambahan petugas, kita manfaatkan petugas yang ada saja,” pungkasnya.
Di sisi lain, ia mengimbau warga Kota Baiman supaya membuang sampah pada tempatnya.“Jangan berlebihan dan jangan juga merusak tanaman kami,” tuturnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















