SuarIndonesia – Setelah musibah di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), kini Helikopter seri (MSN) 2878 jatuh di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (8/11/2026) dan dilaporkan untuk sementara ini, tiga kru berhasil selamat.
Helikopter Super Puma yang jatuh di wilayah Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola) saat melakukan operasi pengeboman air atau water bombing kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada tangkapan video amatir helikopter kehilangan kendall saat bermanuver setelah mengambil air dengan bambi bucket di sungai.
Helikopter dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut diketahui membawa tiga orang kru penerbangan.
Helikopter yang terdaftar di bawah kepemilikan swasta yang dikontrak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasi pengeboman air dengan catatan rute penerbangan yang meliputi Banjarmasin, Pontianak (Kalimantan Baret) dan Surabaya.


“Saat ini, tim terkait masih bersiaga di lapangan dan laporan lengkap mengenai kronologi serta penyebab pasti kecelakaan sedang disusun untuk segera disampaikan kepada publik dan pihak berwenang,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis.
Sebelumnya musibah Mil-17 TNI AD juga jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, tiga orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.
Untuk kejadian kali ini, sempat disaksikan banyak warga pinggiran sungai hingga ada dengan perahu berusaha memberikan pertolonga
Setelah terjatuh, badan helikopter terlihat dalam posisi miring dan sebagian tenggelam. Bagian depan kabin terendam, sedangkan ekor dan baling-baling belakang masih tampak mencuat ke permukaan air. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














