SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan sertifikasi terhadap 100,8 ton karet lempengan dengan nominal sekitar Rp2,7 miliar yang akan diekspor ke China.
“Serangkaian pemeriksaan dilakukan oleh petugas karantina di gudang milik eksportir guna memastikan komoditas tersebut memenuhi persyaratan ekspor,” kata Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabuke di Banjarmasin, Senin (21/7/2025).
Ia mengungkapkan bahwa untuk pengiriman komoditas karet lempengan ke luar negeri, khususnya China, harus dilengkapi dengan dokumen berupa Phytosanitary Certificate.
“Dokumen ini menyatakan bahwa komoditas yang diekspor telah diperiksa, serta memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan oleh negara tujuan (penerima),” kata Erwin, dilansir ANTARANews.
Erwin menjelaskan rangkaian pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kelayakan, kesesuaian jenis dan jumlah komoditas, serta memastikan pengemasan dalam keadaan baik dan tidak ada cacat.
Sebelum diekspor, ia menuturkan komoditas tersebut telah mengalami proses penggumpalan, pengeringan, penggilingan, dan pengemasan lateks, sehingga dapat dipastikan terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Karet lempengan asal Indonesia, termasuk dari Provinsi Kalsel, dikenal memiliki kualitas tinggi dan menjadi bahan baku penting dalam berbagai industri manufaktur di China.
Dalam penggunaannya, kata Erwin, komoditas ini banyak digunakan untuk produksi ban kendaraan, komponen otomotif, peralatan medis, perlengkapan rumah tangga, hingga alas kaki.
Melalui peran strategis karantina, dia berharap keberlanjutan ekspor berbagai macam komoditas unggulan asal Provinsi Kalsel dapat selalu terjaga sehingga diterima di negara tujuan.
“Karantina berkomitmen untuk memberikan layanan sertifikasi yang cepat dan mudah, baik untuk kegiatan ekspor maupun lalu lintas antar-area, sehingga dapat memberikan dampak positif pada perekonomian bagi masyarakat, ujar Erwin. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















