WIRANTO DITUSUK, Presiden Minta Pengamanan Pejabat Diperketat

- Penulis

Kamis, 10 Oktober 2019 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seskab Pramono Anung mengatakan Presiden Jokowi meminta agar pengamanan dasar semua pejabat negara diperketat menyusul insiden penusukan yang menimpa Wiranto. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

SuarIndonesia – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pengamanan dasar semua pejabat negara diperketat menyusul insiden penusukan yang menimpa Menkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

“Ketika kejadian kebetulan saya sedang dengan Presiden dan Pak Mensesneg (Pratikno). Presiden langsung memberikan arahan agar semua pejabat sekarang ini dalam kondisi seperti ini untuk dilakukan pengamanan dasar,” kata Pramono usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Menurutnya hal ini penting untuk dilakukan mengingat banyak pejabat atau menteri yang tidak ingin dikawal secara ketat saat bertemu dengan masyarakat.

“Tetapi kalau melihat ini, ancaman itu riil, dan ancaman ini dipersiapkan,” ucapnya.

Baca Juga :   DITINJAU Wamendag Dyah Roro Pasar Pandu Banjarmasin

Pramono mengatakan kejadian yang menimpa Wiranto di Pandeglang menunjukan secara nyata bahwa sel-sel jaringan teroris memang masih aktif. Untuk itu pihaknya diperintahkan agar mempersiapkan pengamanan pejabat negara secara lebih lanjut.

Meski begitu ia menyebut pengamanan tidak perlu ditingkatkan secara berlebihan.

“Tidak perlu berlebihan tapi kewaspadaan itu menjadi sangat penting,” tambah dia.

Pramono lebih lanjut mengatakan Wiranto saat ini masih menjalani perawatan oleh pihak rumah sakit setelah menjalani operasi selama tiga jam.

“Kita doakan bersama mudah-mudahan pak Wiranto segera sehat kembali karena tentunya dalam proses ini banyak hal yang akan dijelaskan oleh dokter,” ujarnya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 15:12

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Sabtu, 11 April 2026 - 23:12

BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura

Berita Terbaru

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

Sanitiar Buhanuddin, Jaksa Agung RI. (Puspenkum Kejagung)

Hukum

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 23:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca