Suarindonesia – Waspada , karena Jalan Trikora cukup padat dilewati oleh kendaraan besar dan kecil.
Namun jika malam hari, jalur ini sedikit gelap karena Penerangan Jalan Umum (PJU) masih minim.
Mengapa demikian, karena menurut Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah pembangunan PJU dilakukan bertahap.
Ia menyebut pelaksanaan pembangunan disesuaikan dengan kemampuan keuangan, tak bisa sekaligus dalam satu tahun anggaran.
“Tahun 2018 kemarin sudah ada sekitar 25 titik yang dipasang solar cell.
Terbatasnya anggaran, maka untuk penerangan jalan di Trikora dilakukan secara betahap,” kata Rusdi, Rabu (20/3) lalu.
Dijelaskan Rusdiansyah, setelah dikalkulasi kebutuhan PJU di ruas jalan tersebut, diperlukan sebanyak 90 titik.
Yang terpasang baru PJU dari Simpang Tiga Cempaka sampai Tugu Palm.
“PJU yang dipasang semuanya kami rencanakan menggunakan model solar cell, karena tidak perlu menggunakan listrik PLN,.
Tapi warga juga harus sabar karena terbatas anggaran jadi bertahap,” kata Rusdiansyah.
Sementara, Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya menyebut fasilitas PJU menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas.
“Ada dua titik kerawanan Laka Lantas, seperti di jalur LIK Liang Anggang menuju Pelaihari.
Serta jalan di wilayah Trikora Banjarbaru. Memang kita sudah sampaikan ke pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk mengoptimalkan penerangan jalan, semoga bisa dianggarkan di tahun ini,” ungkapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















