Waspada Malam Hari di Jalur Trikora dan Perlu 90 Titik Penerangan Jalan

- Penulis

Jumat, 22 Maret 2019 - 02:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Waspada , karena Jalan Trikora cukup padat dilewati oleh kendaraan besar dan kecil.

Namun jika malam hari, jalur ini sedikit gelap karena Penerangan Jalan Umum (PJU) masih minim.

Mengapa demikian, karena menurut Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah pembangunan PJU dilakukan bertahap.

Ia menyebut pelaksanaan pembangunan disesuaikan dengan kemampuan keuangan, tak bisa sekaligus dalam satu tahun anggaran.

“Tahun 2018 kemarin sudah ada sekitar 25 titik yang dipasang solar cell.

Terbatasnya anggaran, maka untuk penerangan jalan di Trikora dilakukan secara betahap,” kata Rusdi, Rabu (20/3) lalu.

Dijelaskan Rusdiansyah, setelah dikalkulasi kebutuhan PJU di ruas jalan tersebut, diperlukan sebanyak 90 titik.

Yang terpasang baru PJU dari Simpang Tiga Cempaka sampai Tugu Palm.

“PJU yang dipasang semuanya kami rencanakan menggunakan model solar cell, karena tidak perlu menggunakan listrik PLN,.

Tapi warga juga harus sabar karena terbatas anggaran jadi bertahap,” kata Rusdiansyah.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Sementara,  Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya menyebut fasilitas PJU menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Ada dua titik kerawanan Laka Lantas, seperti di jalur LIK Liang Anggang menuju Pelaihari.

Serta jalan di wilayah Trikora Banjarbaru. Memang kita sudah sampaikan ke pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk mengoptimalkan penerangan jalan, semoga bisa dianggarkan di tahun ini,” ungkapnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38