WARGA PASAR Batuah Temui Dewan Kota, Usai Gagal Bertemu Wali Kota

Bagikan :
WARGA PASAR Batuah Temui Dewan Kota, Usai Gagal Bertemu Wali Kota

SuarIndonesia — Agenda pertemuan antara warga penghuni lahan Pasar Batuah dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin batal dilakukan pada Selasa (18/1/2022) siang.

Padahal dalam agenda tersebut, para perwakilan warga yang bermukim di area pasar di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur itu rencananya akan mengadukan nasibnya jika rencana revitalisasi pasar dijalankan di tahun 2022 ini.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menjelaskan, pembatalan agenda tersebut dikarenakan masih adanya kesibukan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Info batal tadi disampaikan oleh Lurah Kuripan, Yoyok Hardianto. Tapi walaupun pertemuan ini batal, pada intinya Pemko Banjarmasin siap untuk menemui mereka (warga Pasar Batuah),” ucapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Selasa (18/1/2022) siang.

Meski batal bertemu wali kota, rencananya warga akan mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin pada Rabu (19/1/2022) besok.

“Besok kita juga akan hadir di sana untuk menjelaskan kepada warga rencana revitalisasi ini,” ujarnya.

Di samping itu, pria dengan sapaan Tezar itu mengakui bahwa pihaknya masih belum melakukan sosialisasi kepada warga terkait program revitalisasi bangunan pasar yang memakai anggaran Tugas Pembantuan dari Kementerian Perdagangan RI itu lantaran belum adanya Surat Keputusan (SK) Tim Teknis dari Wali Kota Banjarmasin.

“Kita masih menunggu surat keputusan dari wali kota untuk legalitas pembentukkan tim teknis sebelum terjun untuk mensosialisasikan rencana revitalisasi pasar ini ke masyarakat,” jelasnya.

Sekarang ini pihaknya masih memakai metode sosialisasi dari medsos kalau pihaknya akan menjalankan revitalisasi pasar di tahun 2022 ini.

“Insya Allah dalam satu minggu depan kita akan mulai menyiapkan segala sesuatunya baik secara administratif untuk melakukan pendekatan dengan warga penghuni (Pasar Batuah) serta penyampaian rencana revitalisasi ini baik kepada instansi vertikal atau pemangku kepentingan lainnya,” paparnya.

Ia tak menampik adanya warga yang menolak rencana revitalisasi Pasar Batuah tersebut, baik terkait keluhan dan harapan warga yang tinggal di sana.

“Ini yang jadi tantangan tersendiri bagi Pemko Banjarmasin. tapi kita akan melakukan sosialisasi secara persuasif kepada warga di sana terkait hajat besar ini,” ungkapnya.

“Permintaan mereka juga sudah masuk ke kita dan sudah kita sampaikan ke pak wali. Dan akan dibicarakan dengan warga saat sosialisasi nanti,” tambah Tezar.

Terkait pernyataan warga yang membandingkan dengan pembebasan lahan di sungai veteran, Tezar meminta warga untuk bersabar dan lebih mempelajarinya terlebih dahulu

“Harus kita lihat lagi apakah pemilik rumah yang sebelumnya berada di atas Sungai Veteran dulu itu mempunyai surat kepemilikan atau surat segel dan lainnya atau tidak,”

“Sedangkan yang ada di Pasar Batuah ini sepanjang yang kita ketahui, lahan itu memang milik Pemko Banjarmasin dan sudah bersertifikat,” pungkasnya.

Lantas apakah bakal ada solusi bagi warga yang menghuni area Pasar Batuah?

Menanggapi hal itu, Tezar masih belum membeberkan langkah apa yang akan diambil Pemko bagi para warga yang bermukim di sana.(SU)

 301 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.