Suarindonesia – Pemko Banjarmasin bersama masyarakat kota berjuluk seribu sungai berkomitmen menghentikan kekerasan dan bullying terhadap anak.
Komitmen tersebut mereka sepakati dengan cara membubuhkan tanda tangan di spanduk Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Banjarmasin.
Diawali oleh Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah, pembubuhan tandatangan kesepakatan tersebut kemudian diikuti para peserta yang hadir dalam kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kota Banjarmasin, di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (20/07).

Menurut H Hermansyah, tujuan utama dari Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 ini adalah menghentikan kekerasan dan bullying terhadap anak, serta membuat komitmen bersama penghentian kekerasan terhadap anak dan para penyandang disabilitas.
Dijelaskannya, setiap orangtua tentunya menginginkan anak-anak mereka tumbuh dan berkembang menjadi anak yang pintar, cerdas, berkepribadian baik.
Keinginan tersebut, lanjutnya, bisa diwujudkan dengan cara membekali diri para orangtua dengan ilmu dan pengetahuan, serta keahlian, yang kemudian diterapkan kepada anak-anak mereka.

“Menjadikan anak sebagaimana yang kita harapkan itu perlu pembinaan dan pendidikan sejak dini. Untuk itu orang tua dan lingkungan keluarga perlu dibekali pengetahuan dan keahlian, baik metode pendidikan maupun pembinaan yang akan diterapkan pada anak-anak kita,” katanya.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Perlindungan dan Anak Provinsi Kalsel, Kepala Dinas Perlindungan dan Anak Kota Banjarmasin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Kota Banjarmasin, Barenlitbangda Pemko Banjarmasin dan Direktur Sentra Advokasi Perempuan Difabel dan Anak.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















