WAO -Penambangan Batubara Ilegal Marak di Kalsel dan Disoroti

- Penulis

Sabtu, 18 Mei 2019 - 01:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Wao, aktivitas penambangan batubara diduga ilegal pada sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel). dan disoroti

Itu, baik di Kabupaten Tanah Laut, Kotabaru dan Kabubaten Banjar.
Dari keterangan, semua itu terjadi karena diduga mudahnya dalam pengapalan dan pengiriman batubara.

Karena jual beli dokomen atau memakai IUP milik orang lain.
Sementara Ketua LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) KAKI (Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Akhmad Husain, Jumat (17/5) mengatakan, memang saat itu marak pertambangan batubara diduga ilegal pada sejumlah Kabubaten itu.

“Penambangan batubara itu kan banyak diluar koordinat atau di wilayah IUP orang lain.

Namun kenapa masih marak tentu karena adanya dokomen yang menyertai pengiriman batubara tersebut,” bebernya.

Dikatakannya, seperti di Kabupaten Tanah Laut, dirinya ada melihat IUP-IUP yang ada secara kandungan batubaranya sudah habis.
Namun fakta mereka masih melakukan pengiriman, yang padahal aktivitas pertambangan di lokasi mereka tidak ada.

“Jadi ini sama dengan jual beli dokomen dan jelas melanggar Undang-Undang Minerba atau mineral dan batubara,” jelasnya lagi.
Pada bagia lain dikatakan, memang pihak ESDM sudah menerapkan RKAB kepada pemilik IUP.
Jadi setiap pemilik IUP yang aktif itu mengusulkan dan membahas RKAB kepada ESDM Provinsi.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Setelah RKAB ditentukan volome dan Quantity dan yang sudah ditentukan.

“Namun fakta ada IUP yang diduga tidak ada pertambangan, namun mereka mengirim batubara jadi patut dipertanyakan RKAB mereka itu.

Salama mudahnya pinjam dokomen ini, maka aktivitas pertambangan batubara ilegal tetap marak,” tegasnya.

Bahkan lanjutnya pihal KAKI ada mendapat laporan dari warga Kabupaten Kotabaru bahwa pertambangan batubara ilegal tersebut diduga di Desa Geronggang dan Senakin Kabupaten Kotabaru.
Pertambangan ini terkesan tidak tersentuh dan katanya, patut ditelisik pihak penegak hukum, baik soal dokomen atau IUP mana yang dipakai.  (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca