WALIKOTA GERAM Gegara eks-TPS Pasar Kuripan Kembali Dipenuhi Sampah

- Penulis

Sabtu, 4 September 2021 - 22:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dibikin geram dengan banyaknya sampah yang masih menumpuk di bekas lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah Pasar Kuripan.

Hal itu terlihat dari foto unggahan instagram pribadinya yang diposting pada Sabtu (4/9/2021). Dalam unggahan tersebut Ibnu terlihat kaget ketika melihat TPS yang sudah lama ditutup oleh Pemko Banjarmasin itu masih saja dipenuhi sampah rumah tangga.

“MasyaAllah masih haja buang sampah disini 😱 Kada maasi alias #mucil sudah dipadahi pasca banjir sumalam. TPS Pasar Kuripan sudah DITUTUP. Pindah ke TPS eks Pasar Buah di Veteran Ujung,” tulisnya melalui akun @ibnusina.

Rasa geramnya tersebut bertambah ketika melihat papan pengumuman yang masih berdiri tegak tidak jauh dari tumpukan sampah yang mayoritas merupakan limbah rumah tangga tersebut.

“Foto diambil sabtu 4 sept 2021 jam 8 pagi… PAPAN PENGUMUMAN nya masih berdiri kokoh.. ayo warga #kotabanjarmasin kita #buangsampahpadatempatnya dan pada jamnya.. trims atas partisipasi pian,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi awak media, orang nomor satu di Pemerintahan Kota Baiman itu mengaku dirinya melihat langsung lokasi eks-TPS tersebut yang masih dipenuhi sampah ketika berkeliling dengan menggunakan motor untuk melihat kondisi perkotaaan.

“Ketika lewat Kuripan, kaget melihat masih banyaknya sampah. Padahal TPS Pasar Kuripan itu sudah lama ditutup,” ungkapnya saat ditemui awak media usai menghadiri pelantikan Dewan Kesenian Kota Banjarmasin di Balai Kota, Sabtu (4/9/2021) siang.

Padahal menurutnya, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah menjalankan tugasnya dengan melakukan penjagaan di eks-TPS tersebut di malam hari.

“Informasi dari DLH TPS tersebut malam masih dijaga, ternyata setelah subuh yang banyak buang sampah,” imbuhnya.

Karena itu meminta seluruh masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di TPS Pasar Kuripan.

“Saya minta tolong sama warga untuk mematuhi peraturan yang sudah ada dan lokasi pembuangan sampah dipindah ke TPS eks Pasar Buah,” tegasnya.

Ke depannya, ia mengaku akan melakukan penataan di kawasan tersebut sembari menunggu pencairan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan untuk pembuatan taman, dan penataan TPS.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

“Rencananya mau dibuat taman yang bagus lah di sana. Kan pasarnya juga bagus, sudah ada pagar dan sungainya mengalir dengan baik. Kita harapkan menjadi tempat yang nyaman,” imbuhnya.

Apa yang diungkapkan Ibnu Sina tersebut sejalan dengan pengakuan salah seorang pedagang bunga di samping eks TPS Pasar Kuripan, Galuh, yang membenarkan bahwa setiap harinya selalu saja ada tumpukan sampah.

“Setiap hari selalu saja ada sampah, tapi setiap pagi selalu diangkut oleh petugas, jadi kalau siang sudah tidak ada lagi,” jelas perempuan berusia 55 tahun ini.

Galuh pun menerangkan bahwa sampah ini sendiri selalu ada setiap harinya bahkan sejak beberapa bulan lalu resmi ditutup.

“Malah semakin hari semakin bertambah, biasanya hanya diangkut menggunakan pickup sekarang sudah diangkut pakai pick up dan juga Tossa (kendaraan roda 3). Kadang saya berjualan pun bisa bergeser kalau sampahnya banyak” jelasnya.

Warga Pengambangan ini menambahkan bahwa spanduk pengumuman dilarang membuang sampah di lokasi tersebut sempat hilang entah ke mana.

Terpisah Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Marzuki pun membenarkan bahwa spanduk larangan membuang sampah di lokasi tersebut sempat hilang.

“Beberapa spanduk sebenarnya dipasang, tapi hilang. sekarang sudah kita pasang lagi,” ujar pria yang akrab disapa Om Jack ini.

Ia mengaku sangat menyayangkan kondisi tersebut yang mana masih saja ada warga ‘ngeyel’ membuang sampah di lokasi ini meski sudah resmi ditutup.

Untuk itulah Om Jack pun menerangkan pihaknya pun berkoordinasi dengan Satpol PP Banjarmasin.

“Kita sudah sampaikan ke Satpol PP, dan kita minta dilakukan tipiring,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca