USAI PIJAT Cabut Angin Pakai Kapur Sirih Berakhir Melepas Nyawa

- Penulis

Selasa, 27 April 2021 - 20:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seorang pria tak bernyawa setelah cabut angit pakai kapur sirih.

Korban Kikim (30), tak bernyawa saat berada di Jalan A. Yani Km 1 RT 01 Gang 21 tepatnya di halaman rumah milik Alm Rusdiansyah Banjarmasin Tengah, Selasa (27/4/2021) dinihari, sekitar pukuo 01.45 WITA.

Korban diketahui beralamat Jalan Pramuka Banjarmasin Timur, dimana saat ditemukan dalam keadaan terlantang, dan di dadanya ada bekas kapur (biasa digunakan orang menyirih) .

Dari keterangan, dimana korban saat itu mendatangi rumah Muhriani alias Utuh (45), bersama temannya menggunakan sepeda motor.

Kedatangan korban saat itu kesakitan badan karena masuk angin, lalu Utuh sempat pijat korban dengan menggunakan kapur.

Setelah memijat korbannya bersama temannya langsung menuju pulang ke rumah.

Lalu saksi Utuh kembali menjaga pakiran tak jauh dari rumahnya, sekitar satu jam kemudian saat menuju pulang ke rumah.

Tak sengaja terlihat korban tergeletak, langsung meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi anggota Polsekta Banjarmasin Tengah.

Setelah mendapatkan informasi tersebut sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Tengah, bersama tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, tak lama kemudian korban diangkat oleh anggota Rescue gabungan ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin,

Baca Juga :   SURVEI INDEKS Kemerdekaan Pers, Posisi Teratas Diraih Kalsel Nilai 80,9

Dari keterangan saksi Utuh di hadapan petugas, awalnya korban datang ke rumahnya diantar temannya sambil mengeluh sakit di bagian dada.

“Kemudian korban hendak melakukan pengobatan tradisional (mencabut angin duduk) di hadapan orang tua saya,” ujarnya.

Setelah mengobati korban ia kembali bekerja menjaga pakir, kemudian sekitar satu jam bermaksud kembali ke rumah untuk bersahur ternyata melihat korban sudah tergeletak di Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi SIk, saat di konfirmasi membenarkan adanya kejadian.

Saat diperiksa ternyata korban sudah meninggal dunia, tidak ada bekas luka dan tanda – tanda kekerasan di tubuhnya.

Hanya terdapat bekas kapur putih di bagian dada sebelah kanan korban. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca