SuarIndonesia – Usai nongkrong di pos kamling (keamanan lingkungan) , Akhmad Fazri (38), ditemukan tak beryawa mengapung di Perairan Sungai Tatah Belayung, tepatnya di Jalan Tatah Belayung RT.21 Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan, Selasa (15/4/2025), sekitar pukul 12.00 WITA.
Korban diketahui warga Jalan Tatah Belayung RT 12 Banjarmasin Selatan, pertama kali ditemukan oleh anak-anak sekolah dan melaporkan kepada warga sekitar.
Tak lama kemudian anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setelah itu Tim Rescue Gabungan mengevakuasi ke Ruangan Instalasi Pemulasaran Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna melakukan visum.
Menurut keterangan Wahidah Noor (55),orang tua korban, terakhir dilihatnya berada di pos yang berada di pesisir sungai dekat jembatan.
Pihak eluarga sudah mengetahui dan berada di Ruang Jenazah RSUD Ulin, dan menolak untuk dilakukan visum, selanjutnya korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka.
Disebut, sebelum itu, korban sempat pamit pulang dari tempat saudaranya di Jalan Grilya. Akan tetapi mampir dan nongkrong di Pos Kambling yang tak jauh dari rumahnya hingga hilang.
Kata sang ayahm dilakukan pencarian pada Senin (14/4/2025), sekitar pukul 20.00 WITA, masih ada di pos, Namun tak kemudian didatangi ibunya ternyata sudah tak ada lagi.
Ketua RT 12, Mustafa membenarkan bahwa korban merupakan salah satu warganya, meskipun berstatus sebagai pendatang.
“Mereka berasal dari Pekauman kurang lebih tiga bulan terakhir tinggal di sini bersama keluarganya. Mereka menyewa rumah di pinggir jalan,” ucapnya.
Mustafa juga mengenal korban sebagai pribadi yang baik dan aktif di lingkungan masyarakat.
“Almarhum pernah menjadi santri di sebuah pesantren di Kapuas. Ia dikenal rajin beribadah, sering terlihat mengikuti salat berjamaah di masjid, dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya lagi.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie,ST,MM, saat dikonfirmasi membenarkan adanya soal temuan mayat tersebut dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















