USAI Mengangkut Keramik, Dwi Oko Melepas Nyawa di Atas Sepeda Motor

- Penulis

Senin, 6 Januari 2020 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Nasib dialami seorang pemborong bangunan bernama Dwi Oko S (42), ditemukan tak bernyawa  di atas sepeda motornya di Jalan A. Yani Km 8 Kompleks Griya Manarap Asri No 17 A RT 02 RW 01 Desa Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, Senin (6/1), sekitar pukul 09.30 WITA.

Korban diketahui beralamat Jalan Bahalang Permai RT 07 RW 03 Kompleks Bunyamin Village Blok A Kelurahan Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Ketika itu, menggunakan sepeda motor Honda Vario warna Hitam Pink DA 6193 AT. Saat ditemukan, kondisi kepala korban di atas stang sepeda motor.

Dari kronologis, sebelum kejadian korban sedang mengangkut beberapa keramik untuk memperbaiki rumah.

Tiba-tiba korban duduk diatas sepeda motor menggunakn helm tersandar di stang sepeda motor, yang saat terparkir di depan sebuah rumah Saksi Khairunnisa warga Tempat Kejadian Prekara (TKP).

Satu warga, Slamet Riyadi (30), yang tinggal di jalan Manarap Lama Gang Taqwa RT 08 Kelurahan Manarap Lama Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar, melihat korban.

Ketika itu saksi sedang memancing ikan tak jauh dari TKP.

Ia mencoba mendekati korban dan memeriksa ternyata keadaan tak bernyawa, lalu warga pun  menghubungi Polsek Kertak Hanyar.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

Anggota Polsek Kertak Hanyar, berdatangan ke lokasi kejadian melakukan Olah TKP, dan memeriksa para saksi.

Termasuk istri korban, ketika korban  dibawa pulang ke rumah duka.

Kapolsek Kertak Hanyar, AKP AMin Hidayat melalui Kanit Reskrim, Ipda H Ruspandi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan tersebut.

Dan sudah dilakukan pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Ditambahkan Ipda H Ruspandi, korban diduga mempunyai riwayat penyakit jantung dan sebelumnya sering mengeluh sakit pinggang dan sakit dada.

Sebelum meninggal,  berdasarkan keterangan Saksi Slamet Riyadi pada pagi harinya korban makan ketupat kandangan.

Pihak keluarga (istri korban bernama Siti Maisarah) menolak korban untuk dilakukan otopsi luar maupun dalam.

Karena menganggap kematian suami korban sebagai musibah (sakit) dan membuat surat pernyataan utuk tidak dilakukan otopsi. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01