TITIK KERAWANAN Pelaksanaan Coklit Ditemukan Bawaslu Kalsel

- Penulis

Senin, 20 Maret 2023 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan (Kalsel) menemukan titik Kerawanan selama pelaksanaan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) data pemilih, yang dilaksanakan pada  12 Februari hingga 14 Maret 2023.

Walaupun, titik kerawanan ini tidak membuat cidera atau harus mengulang pelaksanaan Coklit, namun titik rawan ini tetap harus menjadi perhatian.

Titik rawan yang harus menjadi perhatian adalah adanya potensi kegandaan, terdapatnya data pemilih yang telah pindah ke wilayah lain.

Namun belum teradministrasi, petugas pantarlih tidak mendatangi rumah pemilih, tidak memperbaiki data pemilih kalau ditemukan kekeliruan,

Tidak menandai data pemilih yang pindah domisili, data pemilih ganda yang tidak dicoret, tidak mencoret pemilih yang meninggal dunia.

Tidak mencoret data pemilih yang telah berubah status dari sipil menjadi TNI/ Polri, tidak mencatat keterangan pemilih penyandang disabilitas pada kolom ragam disabilitas, memperbaharui data pemilih yang telah memenuhi syarat tetapi belum terdaftar dalam daftar pemilih.

Terkait titik kerawanan ini, Bawaslu Kalsel telah menyampaikan himbauan untuk perbaikan yang tidak memenuhi syarat dan kesalahan pantarlih dan koordinasi dengan pihak terkait.

Sementara, wilayah yang menjadi kerawanan data pemilih adalah wilayah tapal batas provinsi, wilayah tapal batas kabupaten/ kota.

Baca Juga :   DIDUKUNG Fraksi PAN Perubahan APBD Balangan 2026

Serta wilayah lokasi khusus seperti kawasan pertambangan, kawasan rumah sakit, kawasan pendidikan/kampus, kawasan perkebunan dan kawasan pondok pesantren.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kasel, Muhammad Radini mengatakan pengawasan yang dilakukan pengawas ad hoc hingga tingkat desa menggunakan metode Uji Fakta pada 728.774 kepala keluarga 13 Kabupaten/Kota di Kalsel

Radini meminta masyarakat harus terlibat dalam pengawasan partisipatif guna memastikan pemilu yang berintegritas.

Karena penyusunan DPT itu berakhir pada satu hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara.

Artinya masyarakat harus mengawal sebaik-baiknya Daftar Pemilih Tetap terkait Hak Pilih yang dimiliki. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca