TIMNAS U-23 Hadapi Australia, Bagus Kahfi: Kami Siap Kerja Keras Mengalahkannya

- Penulis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 01:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Striker timnas U-23 Indonesia, Bagus Kahfi saat menjalani latihan bersama skuad Garuda Muda di Tajakistan.(Foto/YouTube/ PSSI TV)

SuarIndonesia – Striker timnas U-23 Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi beri peringatan kepada Australia jelang lawan Skuad Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Seperti diketahui, timnas U-23 Indonesia hanya akan melawan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Hal ini karena Brunei Darussalam dan China telah mundur dari babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Dengan itu, timnas U-23 Indonesia harus bisa meraih kemenangan atas Australia untuk bisa lolos ke Piala Asia U-23 2022 di Uzbekistan.

Tim asuhan Shin Tae-yong itu direncanakan akan melawan Australia di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan, pada 27 dan 30 Oktober 2021.

Untuk meladeni Australia itu tentu saja, Bagus Kahfi mengaku memiliki target bersama rekan-rekannya.

Sebagai pemain tentu ia ingin bisa membawa timnas U-23 Indonesia melangkah lebih jauh lagi.

Meski tidak mudah, Bagus mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya akan berusaha keras untuk bisa lolos ke Piala Asia U-23 2022.

Pemain berusia 19 tahun itu mengaku menghadapi Australia memang bukan lawan yang mudah.

Tetapi, ia mengingatkan Australia bahwa skuad timnas U-23 Indonesia juga siap bekerja keras untuk mengalahkan mereka.

Menurutnya dalam sepak bola, selagi si kulit bundar menggelinding tidak ada yang tak mungkin terjadi.

“Target saya pastinya ingin lolos. Kita tahu Australia tim yang kuat, tetapi kita juga harus percaya bahwa tim kami juga kuat,” ujar Bagus Kahfi sebagaimana dikutip BolaSport.com dari YouTube PSSI.

“Tidak ada yang tidak mungkin pastinya. Tapi ya kami harus tetap bekerja keras untuk itu,” ucapnya.

Walaupun saudara kembar Bagas Kaffa itu menyayangkan satu hal terkait lapangan yang akan digunakan pada babak Kualifikasi Piala Asia U-23 nanti.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

Bagus meyayangkan bahwa timnas U-23 harus menjalani pertandingan di lapangan sintetis.

Hal ini karena para pemain timnas tentu belum terbiasa bermain di lapangan sintetis dan ini akan terkesan licin buat para pemain.

Pemain Jong Utrecht itu mengaku bahwa hal itu bisa menjadi kerugian tersendiri untuk skuad Garuda Muda.

Namun, ia dan rekan-rekannya enggan menyerah begitu saja.

Bagus optimistis para pemain juga akan memberikan yang terbaik meski harus bertanding di lapangan sintetis.

Menurutnya para pemain juga telah menjalani latihan di lapangan sintetis dan ia berharap semuanya bisa beradaptasi dengan cepat.

Agar nantinya saat menghadapi Australia timnas U-23 Indonesia sudah terbiasa dan bisa menampilkan yang terbaik serta bisa meriah kemenangan.

“Sebenarnya agak disayangkan karena kita harus bermain di lapangan sintetis, rawan juga cedera dan sedikit licin di sini,” kata Bagus.

“Tapi ya apa boleh buat, kami harus cepat beradaptasi dengan lapangan ini dan tetap fokus,” tuturnya.

Sementara itu, sebelum menghadapi Australia, timnas U-23 Indonesia akan lebih dulu menjalani dua laga uji coba.

Timnas U-23 dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan persahabatan dengan melawan Tajakistan U-23 pada Selasa (19/10/2021).

Serta laga kedua akan melawan Nepal U-23 pada Jumat (22/10/2021), di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan.(BolaSport.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:42

BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Berita Terbaru


Ilustrasi visual yang menggambarkan kesiapan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) untuk 13 kabupaten di Kalimantan Tengah. (SI/UT/@Gemini.Ai)

Kalteng

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:59

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40