TIM SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelamnya Kelotok di Sungai Barito

- Penulis

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir insiden tenggelamnya  kelotok (perahu bermesin) ukuran besar di Perairan  Barito, tepat di depan PT Australbyna, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (4/10/2025) pukul 16.50 WITA (SuarIndonesia/Ist)

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir insiden tenggelamnya  kelotok (perahu bermesin) ukuran besar di Perairan  Barito, tepat di depan PT Australbyna, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (4/10/2025) pukul 16.50 WITA (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Setelah hampir dua hari melakukan pencarian tanpa henti, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban terakhir insiden tenggelamnya  kelotok (perahu bermesin) ukuran besar di Perairan  Barito, tepat di depan PT Australbyna, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (4/10/2025) pukul 16.50 WITA.

Korban bernama Ahmad Fauzi (47), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya, sekitar 30 meter dari titik lokasi kejadian.

Jenazah langsung dibawa ke rumah duka, atas permintaan pihak keluarga. Dengan ditemukannya Fauzi, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Peristiwa nahas itu pertama kali dilaporkan pada Jumat (3/10/2025) pukul 15.03 WITA oleh Aipda Mathias, anggota Ditpolair Polda Kalsel.

Kemudin Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin langsung mengerahkan tim menuju lokasi, menempuh perjalanan sekitar satu jam melalui jalur sungai.

Pencarian melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Banjarmasin, Ditpolair Polda Kalsel, Satpolair Polresta Banjarmasin, Water Rescue, PMI, dan masyarakat setempat.

Cuaca yang sempat gerimis dan arus sungai yang sedang tak menyurutkan semangat tim untuk menemukan korban.

“Sinergi dan koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan operasi SAR di lapangan. Terima kasih atas kerja keras semua unsur hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” ujar Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana.

Dari data akhir yang dirilis Basarnas, terdapat enam orang di dalam kapal kelotok tersebut. Lima di antaranya berhasil selamat, sementara satu orang meninggal dunia.

Baca Juga :   DIGELAR Sederhana Puncak Peringatan Hari Jadi ke 76 Kalsel

Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan utama, seperti KN SAR 407, Rubber Boat, Aqua Eye, serta peralatan selam dan komunikasi khusus.

Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan, seluruh unsur gabungan melaksanakan evaluasi akhir dan kembali ke satuan masing-masing pada pukul 17.00 WITA.

Meski operasi telah berakhir, duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban. Sisi lain, di balik derasnya arus Sungai Barito, kisah tentang kerja keras, solidaritas, dan kepedulian antarlembaga ini menjadi pengingat bahwa setiap nyawa adalah prioritas utama.

Diberitaan sebelumnya korban menghilang di perairan Sungai Barito, setelah k4lotok yang mengangku 1.000 karung batu bara tumpangi korban kemasukan air gelombang.

“Ini  dikarenakan adanya speedbout melintas di samping kelotok tersebut,” kata Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie seraya benarkan pula korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (HM/DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PATROLI, Warga Banjarmasin Timur Diimbau Waspada Karhutla
RESMIKAN 22 Jembatan Merah Putih Presisi Tersebar di Wilayah Kalsel
DISITA POLISI Lima Cartridge Vape Diduga Berisi Etomidate, Buru Pemosok di Banjarmasin
DIGELAR Sederhana Puncak Peringatan Hari Jadi ke 76 Kalsel
DIKELUARKAN Kebijakan Insentif Pajak Kendaraan Bermotor
KASUS PORNO AI di Banjarmasim, Ada Pejabat Publik jadi Korban
DIRESMIKAN, Masjid Syekh Muhamad Arsyad Al Banjari dalam Puncak HUT ke-76 Kalsel
DIGANDENG Pemprov Kalsel “The Brezze Waterpark” Sukseskan Program KIA

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:27

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:22

DINILAI TERCEPAT di Indonesia DPRD-Pemprov Kalsel Sepakati KUA PPAS 2027-KUPA PPAS 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:46

PAMAN BIRIN : “Kita Harus Tetap Optimistis. Hilangkan Dendam dan Kedepankan Kebersamaan”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:49

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Empat Saksi Diperiksa Kejagung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Berita Terbaru

Kalteng

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:36

Beberapa pengendara motor mengenakan masker ketika melintasi jalan yang diliputi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok Antara/Jessica Wuysang)

Kesehatan

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:31

Lahan kering di Kobar akibat el nino. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

Kamis, 13 Agu 2026 - 22:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca