ARUS SUNGAI DERAS Menjadi Kendala Pencarian Korban Kelotok Pengangkut Batu Bara Karungan

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 22:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus sungai yang deras menjadi kendala utama pencarian terhadap korban tenggelam dalam peristiwa kelotok (perahu bermesin) ukuran besar, Jumat (3/10/2025) (SuarIndonesis/DO)

Arus sungai yang deras menjadi kendala utama pencarian terhadap korban tenggelam dalam peristiwa kelotok (perahu bermesin) ukuran besar, Jumat (3/10/2025) (SuarIndonesis/DO)

Suarindonesia – Koordinator Water Rescue Tim 07, Zainal Abidin, menyebut arus sungai yang deras menjadi kendala utama pencarian terhadap korban tenggelam dalam peristiwa kelotok (perahu bermesin) ukuran besar, Jumat (3/10/2025).

“Selama empat jam kami berupaya, hasilnya belum ada karena arus sangat kuat,” ungkapnya.

Meski begitu, tim gabungan sudah berhasil menemukan titik karamnya perahu berukuran 6,5 meter tersebut dan telah diberi tanda dengan tali dan boto.

Dimana, tim gabungan dari Satpolairud Polresta Banjarmasin bersama Water Rescue Banjarmasin menghentikan sementara pencarian terhadap Ahmad Fauzi (47), korban tenggelam di Sungai Barito.

Korban merupakan warga Jalan Pulau Bromo RT 07 Banjarmasin Selatan itu hilang sekitar pukul 11.00 WITA di Perairan Barito, persisnya depan PT Astrabina Banjarmasin Selatan. Sedangkan lima lainnya  selamat.Menurut Zainal, lokasi tenggelamnya korban diperkirakan tidak sama dengan titik karam perahu.

“Rekannya mengatakan korban sempat berenang ke tepian, sehingga kemungkinan tenggelamnya bergeser dari lokasi kapal,” jelasnya lagi.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, ST, MM, menjelaskan, saat kejadian korban tengah berada di atas perahu kelotok bermuatan sekitar 1.000 karung batu bara.

Baca Juga :   Mengapa Gugatan Terhadap PLN Diajukan ke PTUN ?

“Perahu kemasukan air setelah gelombang besar dari sebuah speedboat hijau-putih yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Korban dan rekannya sempat berenang ke tepi sungai,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi M Rasya, ia sempat mendengar korban berteriak minta tolong dari belakang.

Namun ketika menoleh, Fauzi sudah tak terlihat lagi.

Saat itu korban mengenakan kaos hitam dan celana panjang jeans biru.

Pencarian akan dilanjutkan besok dengan melibatkan Basarnas, Polairud Polda Kalsel, serta relawan.

“Jika diperlukan penyelaman, kami akan kembali turun untuk mencari korban,” kata Zainal. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca