TIGA KOMODITI jadi Perhatian Khusus Pengaruhi Peningkatan Inflasi di Kalsel

- Penulis

Kamis, 10 November 2022 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tiga komoditi bahan pokok yang cukup mempengaruhi inflasi di Kalsel jadi perhatian khusus.

Tiga komiditi itu beras, daging sapi, dan daging ayam ras. “Akan kita agendakan paling lambat dalam pekan depan (yaitu) operasi pasar. Begitu juga pasar murah yang akan terus kita lakukan hingga akhir tahun ini,” kata Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kamis (10/11/2022) di sela Rapat Koordinasi Penanganan Inflasi di Ruang Aberani Sulaiman Banjarbaru.

Untuk jangka panjang Roy membeberkan pihaknya juga tengah mendata komoditi apa saja yang dapat ditingkatkan produksinya.

“Kita tingkatkan produksinya, kita perbaiki distribusinya, penyalurannya, kemudian kita benahi permasalahan terkait peningkatan produksi di daerah yang menjadi lokasi penanaman,” papar Roy.

Pemprov Kalsel sendiri diakui Roy sudah menambah divisi baru di Perusahaan Daerah (Pusda) Bangun Banua, untuk produksi pangan.

Sayangnya divisi tersebut masih dalam tahap reorganisasi hingga pencarian Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjalankan program divisi tersebut.

“Divisi ini kita harapkan nantinya sama seperti Bulog kalau dari Pusat. Bedanya ini nanti khusus menangani kebutuhan pangan di daerah,” ungkapnya.

Dijelaskan Roy, dari rapat stadi juga tiap SKPD diminta ikut andil menangani indeks harga konsumen dari komoditi beras, cabai, bawang, daging sapi, ayam ras.

Baca Juga :   POLDA KALSEL Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Lebih Sabu Terbungkus Plastik Teh China

“Terutama di tiga kabupaten kota, yakni Kotabaru, Tabalong dan Banjarmasin. Karena daerah itu yang rentan jika dibeberkan dari data tadi,” jelasnya.

Dari basis data soal beras, khususnya beras lokal kini menujukkan angka menipis, sebab dari informasi yang dilaporkan petani di Kalsel masih baru bisa menghasilakan beras baru pada Februari.

Pada minggu pertama November ketersediaannya sebanyak 31.055,18 ton, sedangkan kebutuhan yang diperlukan di Kalsel yakni 7.595 ton.

Sementara, soal daging juga disebutkan menipis dan kurang. Ketersediaan stok sekitar 197,48 ton sementara keperluannya 77,66 ton per Minggu pada minggu pertama November.

“Soal data daging ini adalah daging beku. Belum lagi soal yang daging segar, yang diperlukan karena masih ada batasan PMK,” jelas kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani.

Dia menjelaskan yang menjadi sorotan ada dua hal. Pertama soal beras perlu ditambah produksi. Kedua daging sapi yang perlu suplai tambahan.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako
AMUK API Hanguskan Tiga Toko di Sungai Andai Banjarmasin Utara
KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel
BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:31

POLRESTA BANJARMASIN Bedah Rumah, Resmikan Tandon Air Bersih dan Bagikan Sembako

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:24

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:41

KOLABORASI Polri – Media Investasi Sosial Sangat Penting, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

SEORANG MONTIR MOTOR Tergeletak Tak Bernyawa di Bengkel

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:33

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:17

DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:25

MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:37

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Berita Terbaru

Umpan pemancing di Kumai disambar buaya. (Foto: Istimewa)

Kalteng

UMPAN Pemancing Disambar Buaya

Rabu, 24 Jun 2026 - 00:24

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat menyampaikan sambutan dalam acara peresmian DEAL 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026). (Foto: An tara/Farhan Arda N)

Lifestyle

KEMKOMDIGI Siapkan AI dalam Digitalisasi Bansos

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca