SuarIndonesia – Tega !! Seorang pria paruh baya rudapaksa siswi SD. Ini dialami sang anak berinisial A, berusia 11 tahun.
Diana menjadi korban dugaan rudapaksa terjadi di bulan Mei 2023. Terkait ini pula, orang tua korban sudah melaporkan ke pihak Kepolisian.
Menurut D (30), orang tua korban bahwa peristiwa yang dialami putrinya pada tahun 2023 tepatnya bulan Mei.
Berawal ia yang kebingungan lantaran korban tak kunjung pulang ke rumah setelah jam pelajaran sekolah selesai.
Mengetahui korban tak pulang, ia berinisiatif untuk menyambangi sekolah anaknya.
Namun ia tetap tidak bertemu korban dan menanyakan keberadaan anak kepada pihak sekolah tersebut.
“Saya diminta untuk menanyakan ke teman sekolahnya yang lain,” jelas D, Minggu (7/1/2024).
Setelah beberapa jam lamanya,salah satu warga yang mengatakan kalau melihat korban sedang menangis.
Mengetahui hal tersebut sang ibu pun langsung pergi ke lokasi dan menghampiri korban yang sedang menangis.
“Melihat anak saya menangis, menanyakan hal tersebut dan anak ku menceritakan apa yang di alami,” tuturnya.
Mendengar cerita sang putri, membuatnya terkejut, dan sang ibu langsung mendatangi pria paruh bayah berinisal C dan mempertanyakan kenapa melakukan hal tercela kepada anaknya yang masih di bawah umur.
“Pelaku mengatakan bahwa tidak sengaja melakukan karena khilaf,” ujarnya.
Sang ibu pun berharap pelaku dari kasus ini bisa cepat ditangkap dan mendapatkan hukuman atas perbuatannya.
“Kami keluarga berharap pelaku bisa lekas ditangkap dan di hukum,” tegasnya.
Saat di konfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian bahwa pihaknya akan mengecek dulu.”Besok saya cek ya” jelasnya.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















