Sultan Banjar Hadiri Penobatan Sultan Pagaruyung Sumatra Barat

- Penulis

Selasa, 25 September 2018 - 17:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sultan Haji Khairul Saleh al-Mutashim Billah diminta berhadir dan memberi sambutan pada acara Penobatan dan Malewa Gala Sultan Dr Muhammad Farid Thaib Tuanku Abdul Fatah Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Quarar.

Penobatan dilakukan oleh saudara Sultan yaitu Tuan Gadih Pagaruyung Prof Dr Ir Puti Reno Raudhatul Jannah Thaib MP. Sultan baru ini menggantikan saudaranya Pemangku Daulat Yang Dipertuan Sutan Muhammad Taufik Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam, yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Kehadiran Sultan Khairul Saleh adalah sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) periode 2018 2023 yang terpilih dalam Musyawarah Nasional III FSKN di Jakarta awal Mei 2018 lalu menggantikan Panembahan Agung Sinuhun Tedjowulan dari Kesultanan Yogyakarta yang memimpin FSKN periode sebelumnya.

Acara penobatan yang rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden KH Maruf Amin ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Prof Dr Irwan Prayitno M.Psi, Dato Rajo Bandaro Basa beserta jajaran pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatra Barat, serta keluarga besar Kesultanan Pagaruyung sendiri.

Penobatan Sultan Pagaruyung dipusatkan di Istana Silinduang Bulan, yang terletak di Kecamatan Tanjung Emas Kota Batusangkar Kabupaten Tanah Datar, sekitar 50 Kilometer dari Kota Bukittinggi dan 106 Kilometer dari Kota Padang.

Istana Silinduang Bulan adalah istana kediaman Sultan Pagaruyung secara turun temurun, yang baru saja selesai dibangun karena terbakar. Di dekatnya juga ada Istana Basa yang dibangun oleh pemerintah provinsi dan dibantu pemerintah pusat yang digunakan untuk kepentiungan umum, khususnya terkait dengan pelembagaan dan pengembangan adat Minang Sumatra Barat.

Kesultanan Pagaruyung bediri pada awal abad ke-16 Masehi. Pada masa jayanya sempat berkuasa hingga ke Tanah Deli Sumatera Utara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaysia. Salah satu Negara Bagian di Malaysia yaitu Negeri Sembilan merupakan wilayah yang dulu dikuasai oleh Kesultanan Pagaruyung dan hingga sekarang masih dipimpin oleh para keturunan sultan. Itu pula sebabnya orang Minang sangat banyak terdapat di Malaysia.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Menurut Sultan Khairul Saleh, kehadirannya di Pagaruyung merupakan kali kedua setelah kunjungan muhibbah pertama 2011. Sultan Banjar menekankan, Raja-sultan Nusantara merupakan pewaris sejarah masa lalu, pewaris kerajaan dan kesultanan yang selama berabad-abad lampau telah memberikan sumbangsih sangat besar bagi kemajuan perdaban Nusantara, terlebih peradaban yang bercorak Melayu-Islam.

“Kerajaan dan kesultanan Nusantara juga terlibat dalam peperangan panjang, besar dan dahsyat melawan penjajah, sehingga banyak sekali sultan, pangeran, bangsawan dan rakyat yang terbunuh, dibuang, dipenjara, dan kehilangan wilayah dan kekuasaannya,” ujarnya.

Sultan Khairul Saleh mengatakan bahwa mereka bersama rakyat saat itu telah mengorbankan nyawa, darah dan harta untuk mempertahankan agama dan martabat negeri dan bangsanya. Tambahnya, setelah Indonesia merdeka raja-sultan juga mewakafkan negerinya untuk menjadi NKRI. Adapun sebagian ada yang sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional, namun masih banyak yang belum mendapatkan pengakuan dan penghargaan sebagaimana mestinya.

Menurutnya, sebagaimana leluhur yang telah berjuang dan mengabdi tanpa pamrih, sekarang pun raja-sultan berusaha untuk mengabdi tanpa pamrih dengan cara Ikut menyukseskan pembangunan di berbagai bidang, khususnya dalam ranah sejarah dan budaya, serta berusaha menjaga identitas bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran agama dan budaya, sebagaimana peribahasa di ranah Minang, Adat Basandi Sara, Dan Sara Basandi Kitabullah. Termasuk dalam menyambut dan menjalani tahun politik yaitu Pemilu Presiden, DPR dan DPD 2019.

Sultan berharap agar semua pihak mengedepankan demokrasi yang sejuk, damai, saling menghargai dan menghormati sesuai nilai-nilai luhur ajaran agama dan budaya bangsa. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
27.485 SPPG Diaudit dan 463 Dapur MBG Dibekukan Sementara
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar
“NGLURUK MASSA” ke Balai Kota Banjarmasin Menagih Janji Terkait Pengelolaan Kawasan Makam Sultan Suriansyah
MENHUT: Penegakan Hukum Terkait Karhutla tak Pandang Bulu

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:52

10 PENERBANGAN di Bandara Internasional Syamsudin Noor Terdampak Asap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23

DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:11

“NGLURUK MASSA” ke Balai Kota Banjarmasin Menagih Janji Terkait Pengelolaan Kawasan Makam Sultan Suriansyah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:33

POLSEK Banjarmasin Utara Bagikan 500 Masker Dampak Kabut Asap Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:20

INTENSIFKAN Patroli Cegah Karhutla Kalsel Meluas

Berita Terbaru

Nasional

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agu 2026 - 21:46

Kalsel

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Rabu, 26 Agu 2026 - 21:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca