SuarIndonesia – Berdasarkan data sementara per Minggu (21/2), vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) di Kalsel sudah mencapai 77 persen dari sasaran 30 ribuan. Sesuai target vaksinasi bagi nakes selesai pada akhir Februari.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalsel, HM. Muslim, mengaku optimis program vaksinasi nakes di Kalsel selesai akhir Februari.
Pihaknya sudah meminta setiap daerah melaksanakan penyuntikan vaksin secara masal.
Saat ini tercatat tiga kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi nakes tertinggi adalah Tabalong, Balangan, dan Banjarbaru, sedangkan terendah Banjarmasin, Tapin, dan Banjar.
“Tiga daerah tertinggi tersebut realisasinya sudah 94 persenan. Banjarmasin kemarin memang masih 52 persen tapi sekarang sudah 72,84 persen. Tapin capaiannya 58,90 persen dan Banjar 54,4 persen,” jelasnya.
Ia menyebut kenapa sedikit tertunda karena sebelumnya banyak yang tidak memenuhi kriteria.
Dengan adanya perubahan kriteria maka penyuntikan vaksin bisa dipercepat.
“Kemarin banyak syarat yang tidak bisa terpenuhi. Misalnya kemarin tekanan darah tidak boleh di atas 140 per 90.
Sekarang syarat dikurangi, batas tekanan darah yang boleh divaksin sampai 180 per 110. Vaksin kan diuji terus jadi hasil ujinya sudah membolehkan seperti itu,” ujar Muslim.
Ditambahkan Muslim sebelumnya banyak kriteria yang tidak dibolehkan divaksin karena mempunyai komorbit atau penyakit penyerta. Ketentuan baru sasaran yang mempunyai komorbit tertentu boleh divaksin.
“Sampai saat ini alhamdulillah tidak ada efek negatif dari vaksin sinovac, semua aman saja.
Paling keluhan ada yang batuk, ngantuk, bahkan ada juga yang menyebut nafsu makan naik,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















