SuarIndonesia – Staf Ahli Kapolri, sosialisasi pemahaman penggunaan medsos (media sosial) bagi personil Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dilaksanakan di Rupatama Bhara Daksa Polda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (7/8/2024), dihadiri Kapolda Kalsel, Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kasatwil dan Kapolsek serta Kasi Humas Jajaran Polda Kalsel.
Selaku narasumber dalam kegiatan, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta (Sahlisospol Kapolri/Ketua Tim), Rustika Herlambang, S.S (Penasihat Ahli Kapolri), Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya (Kabag Disindig Biro Mulmed Divisi Humas Polri).
Kombes Pol Wingter Fauji Kura, Penda Budi Prasetya, Brigadir Akbar, Ghesca, Melissa, Citra, dan Defa (Tim Rustika Herlambang).
Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan profesional bagi anggota Polri di wilayah Kalsel.
Kapolda Kalsel mengharapkan sosialisasi ini dapat bermanfaat dan bernilai guna menunjang pelaksanan tugas-tugas anggota kepolisian di seluruh jajaran Polda Kalsel.
Menurutnya, media sosial telah menjadi salah satu kebutuhan primer bagi setiap orang tidak terkecuali bagi anggota Polri.
Sebab, media sosial menjadi salah satu sarana komunikasi publik yang berperan penting dalam menyampaikan visi, misi dan tentunya segala bentuk pelayanan maupun kegiatan kepolisian.
Dengan adanya media sosial, Polri sangat terbantu, karena media sosial berperan dalam menyebarkan informasi terkini kepada masyarakat dalam waktu reel.
Begitupun sebaliknya, melalui media sosial Polri bisa dengan cepat mengetahui informasi dan kejadian yang diunggah masyarakat.
Mengingat pentingnya pengaruh media sosial khususnya bagi institusi Polri dan seluruh personil Polri, Kapolda mengingatkan jajarannya untuk memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem digital yang sehat dan kondusif, setiap personil harus bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan anggota Polri di wilayah Kalimantan Selatan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat meningkatkan citra positif Polri di mata masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Sahlisospol Kapolri Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menekankan pentingnya pemahaman yang baik mengenai media sosial, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap citra Polri di masyarakat.
“Media sosial adalah alat yang sangat powerful. Penggunaan yang tepat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, namun penggunaan yang salah dapat menimbulkan dampak negatif,” ujarnya.
Irjen Pol Adi Deriyan juga menyampaikan pentingnya integritas dan etika dalam bermedia sosial.
“Sebagai anggota Polri, kita harus menjadi contoh dalam penggunaan media sosial yang positif dan konstruktif,” katanya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















