SOAL DUGAAN Korupsi Gubernur Kalsel, KPK Lakukan Pemeriksaan terhadap Puluhan Saksi

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 00:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika Sugiarto.

Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika Sugiarto.

SuarIndonesia — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan maraton terhadap puluhan saksi atas dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

KPK memeriksa 17 saksi pada Kamis (31/10/2024), di kantor BPKP Kalimantan Selatan. KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait paket pekerjaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Adapun daftar nama 17 saksi yang diperiksa hari ini terdiri atas:
01. AGUS SUPRIADI Ajudan / Supir Gubernur Kalsel
02. DARMADIANSYAH/MAHDI (Bag. Rumah Tangga Gub)
03. ANTON ARISANDI Ajudan / Supir Gubernur Kalsel
04. PRAWIRO SETIO HADI Ajudan / Supir Gubernur Kalsel
05. OPAN (Bagian Rumah Tangga Gub)
06. ZAHAR Supir Gubernur Kalsel
07. MUHAMMAD YOSE RIZAL Supir Gubernur Kalsel
08. DIDI Staff pada Gubernur Kalsel
09. DUDUNG Ajudan Gubernur Kalsel
10. NUR HUDA FIKRI Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS KALSEL
11. MUHAMMAD ARSYAD Staff Perencanaan Keuangan & Pelaporan Baznas Provinsi Kalsel
12. AHMAD RAFI’IE Wakil Ketua III bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kalsel
13. IRHAMSYAH SAFARI Karyawan Swasta (Ketua Badan Amil Zakat Nasional/BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan
14. MARWAH SRININGSIH Staf/pegawai pada Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan
15. MAULANA Staf Khusus Gubernur
16. SEPTA HINDARTO
17. HALIMAH Staf Keuangan CV Jasa Abadi Mandiri

“Saksi yang tak hadir tanpa keterangan Agus Supriadi, Zahar sama Anton. Saksi-saksi yang hadir didalami terkait dengan alur pemberian uang dari tersangka pemberi ke Gubernur dan pemberian kepada Gubernur dari pihak-pihak lainnya,” kata KPK.

Sementara itu, di gedung KPK, sekelompok masyarakat sempat mendatangi gedung KPK untuk menyuarakan aspirasi agar KPK menuntaskan pengusutan Operasi Tangkap Tangan di Kalsel. Massa turut membentangkan poster seruan pengusutan kasus korupsi di Kalsel.

KPK Bantah Tudingan Pilih Kasih terhadap Sahbirin Noor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan pilih kasih dalam pengusutan kasus dugaan korupsi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pasalnya, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor (Paman Birin), belum dipanggil hingga saat ini.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

“Bahwa ada tudingan saudara SN (Sahbirin Noor) ini pilih kasih, tebang pilih, segala macam, tentunya KPK tidak berpolitik, terbukti bahwa yang bersangkutan sudah dilakukan pencegahan (ke luar negeri) juga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto melalui keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).

Ada enam orang yang sudah ditahan KPK dalam perkara ini. Namun, peran mereka cuma pemberi suap dan kurir pengumpul uang untuk Sahbirin.

Menurut Tessa, pemanggilan Sahbirin menunggu aba-aba penyidik. Alasan Paman Birin belum juga dipanggil merupakan bagian dari strategi penyidikan.

“Bahwa, kapan yang bersangkutan akan dipanggil sebagai tersangka atau juga ada tindakan-tindakan lain tentunya ini dikembalikan kepada penyidik yang memiliki kewenangan dalam mengatur rencana penyidikan itu sendiri,” ujar Tessa.

KPK memastikan pengusutan kasus Sahbirin masih berjalan. Penyidiknya juga dipastikan sudah menyiapkan jadwal pemeriksaan untuk mendalami perkara.

“Penyidikan perkara tersebut masih tetap berjalan, on going process,” tegas Tessa.

OTT di Kalsel berkaitan dengan dugaan rasuah pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara. KPK menemukan uang Rp12,1 miliar dari upaya paksa tersebut.

KPK menetapkan tujuh tersangka dalam OTT di Kalsel. Mereka yakni Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Kadis PUPR Kalsel Ahmad Solhan, Kabid Cipta Karya Yulianti Erlynah, pengurus Rumah Tahfidz Darussalam Ahmad, Plt Kabag Bagian Rumah Tangga Gubernur Kalsel Agustya Febry Andrean, dan dua pihak swasta Sugeng Wahyudi serta Andi Susanto.

Hanya Paman Birin yang belum ditahan KPK karena tidak tertangkap. Enam sisanya sudah mendekam di rutan yang ditentukan selama 20 hari pertama. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca