Salah satu geoeng yang lelap tidur
Suarindonesia- Siring dan Menara Pandang di kawasan Pierre Tendean yang selama ini jadi objek wisata, kuliner hingga Pasar Terapung malah `jadi rumah’ para gelandangan dan pengemis (gepeng).
Maksud disini, sekitar lokasi itu, termasuk teras di Manara Pandang, kerap dijadikan para gepeng untuk tempat tidur pada malam hari, dan juga siang pada hari-hari biasa.
Tentunya, selain menganggu pemandangan, juga kenyamanan orang yang berkunjung.
Apalagi, seperti Sabtu malam dan Minggu-nya, yang biasa ramai pengunjung, para gepeng ikut-ikutan dengan mengemis.
Para pedagang setempat juga dari keterangan kerap mengeluhkan para gepeng yang seenaknya tidur di sekitar lokasi.
“Kadang ada pengunjung yang tidak berani melintas saat gepeng itu tidur.
Padahal ingin bersantai di Manara Pandang, dan kita juga tak nyaman melihat,’’ ucap Udin, salah satu pedagang setempat.
Hal senada diungkapkan Rizki, salah satu pengunjung Menara Pandang, yang menyangkan kalau dibiarkan akan menjadi pemasalahan sosial di objek wisata siring ini.
Dari semua diharapkan adanya koordinasi yang baik dinas terkait, terutama Satpol PP, yang biasa tugas untuk semua itu melakukan razia. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















