Suarindonesia – 39 orang pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kalsel menjadi pusat perhatian saat detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke 74 RI, di Lapangan Kantor Setdaprov Kalsel, Sabtu (17/8).
Rasa gugup dan grogi tentu dialami anggota Paskibraka saat mengayunkan kaki memasuki lapangan upacara, terlebih bagi Zanala Atifah Nismara. Betapa tidak, siswa MAN 1 Tapin ini didapuk membawa baki.
Sebelum pengibaran bendera, ia menghadap Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor selaku inspektur upacara kenaikan bendera. Zanala mengambil sang saka merah putih dari gubernur.
Selanjutnya iringan Paskibraka Kalsel menuju tiang bendera di tengah lapangan. Setelah selesai menaikan bendera, mereka kembali ke titik awal di luar lapangan upacara.
Usai kenaikan bendera, Zanala mengaku sempat kaget bercampur senang dan tegang karena ditunjuk sebagai pembawa baki.
Menurutnya ia mempunyai tanggung jawab yang lebih besar dari yang lain, sebab bukan hanya ikut bari berbaris, tapi juga naik ke podium inspektur upacara untuk mengambil sang merah putih.
“Yang paling sulit pada saat menaiki tangga di tiang bendera, ” ujar Zanala seraya mengaku dirinya sempat grogi.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















