SEKOLAH GARUDA Perluas Akses Pendidikan di Daerah

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mewakili Presiden RI Prabowo Subianto melakukan peninjauan sekaligus meresmikan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Banua, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu (8/10/2025). (SI/ANTARA/Dok KemenEkraf/Bekraf)

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mewakili Presiden RI Prabowo Subianto melakukan peninjauan sekaligus meresmikan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Banua, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu (8/10/2025). (SI/ANTARA/Dok KemenEkraf/Bekraf)

SuarIndonesia — Sekolah Garuda yang menjadi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto bertujuan memperluas akses pendidikan unggulan di setiap daerah, kata Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

“Sekolah Garuda yang diprogramkan oleh Presiden ini nantinya akan menjadi penyempurnaan orkestrasi transformasi pendidikan,” ucapnya saat peresmian Sekolah Garuda di Kalimantan Selatan berlokasi di Jalan A Yani KM 17 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, dengan didampingi Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi, Rabu (8/10/2025).

Ia menjelaskan Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.

Ia menyebut saat ini ada 16 titik Sekolah Garuda Transformasi, salah satunya di Kalsel yang mana awalnya SMA Banua.

Program Sekolah Garuda ini bagian dari visi besar Presiden Prabowo untuk mencetak Generasi Emas Indonesia 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi di seluruh penjuru negeri,” kata Teuku, dilansir dari AntaraNews.

Melalui Sekolah Garuda, pemerintah ingin melahirkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan bangsa.

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi menyatakan pihaknya mendukung program itu dengan berkomitmen penuh terhadap pembangunan sekolah tersebut di Kalimantan Selatan.

“Pemerintah Provinsi Kalsel siap mendukung dan memfasilitasi agar pembangunan Sekolah Garuda dapat berjalan lancar. Ini adalah langkah strategis untuk mencetak generasi muda Kalsel yang cerdas, berdaya saing, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Inspektur II Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Waluyo mengatakan Sekolah Garuda menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan minat generasi muda pada bidang sains dan teknologi.

“Sekarang kita melihat adanya kendala di mana minat generasi muda belajar Science, Technology, Engineering, dan Mathematic (STEM) ini memang cukup rendah. Karena itu dengan SMA Unggulan Transformatif ini kita berharap dapat melahirkan saintis dan juga ilmuwan di berbagai bidang,” katanya.

Kepala Disdikbud Kalsel Galuh Tantri Narindra (baju putih) didampingi Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School, Risa Isdariani saat memberikan keterangan pers usia peresmian Sekolah Garuda di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025). (ANTARA/Gunawan Wibisono)

Tingkatkan minat siswa di bidang STEM

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

Sementara itu, Kepsek SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School, Risa Isdariani mengapresiasi diresmikannya Sekolah Garuda, dimana hal itu mampu meningkatkan minat siswa Indonesia di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Dia berpendapat pentingnya bidang keilmuan STEM untuk mengakselerasi Provinsi Kalimantan Selatan agar bisa menjadi provinsi maju.

“Dengan Sekolah Garuda, kami berharap dapat melahirkan saintis dan juga ilmuwan di berbagai bidang, khususnya STEM, untuk mereka bisa melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi yang ternama, baik di dalam maupun di luar negeri,” katanya usai Peresmian Sekolah Garuda di SMAN Banua, Provinsi Kalimantan Selatan, di Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025).

Ia berharap siswa-siswi lulusan Sekolah Garuda yang merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto ini bisa memiliki kemampuan kepemimpinan yang mumpuni.

“Kami berharap mereka juga memiliki kemampuan-kemampuan yang saya kira juga tidak kalah pentingnya, yakni kemampuan kepemimpinan, sehingga bisa mengkombinasikan kemampuan akademik dengan leadership,” ujarnya.

Melalui Sekolah Garuda, Risa Isdariani berharap sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan bisa menjadi pemimpin yang hebat dan berguna bagi masyarakat.

Sementara itu, Siswi Kelas 12 SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School, Sherlynn Aurelia Setianto menyambut positif adanya program Sekolah Garuda yang diinisiasi pemerintah pusat.

Menurutnya, program Sekolah Garuda tersebut akan makin memperbesar akses siswa-siswi untuk bisa berkuliah di kampus luar negeri.

Mewakili teman-teman pelajar lainnya, dia berharap dengan adanya Sekolah Garuda ini, para siswa bisa menggapai impiannya dengan mudah salah satunya melanjutkan pendidikan di luar negeri. (*/ut)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca