SuarIndonesia – Sejumlah anak terlibat tawuran menggunakan senjata tajam (sajam) diberikan arahan Kapolres Banjar, AKBP M Ifan Hariyat T dalam pertemuan Rabu (25/9/2024) di Sat Reskrim.
Dalam arahannya, Kapolres Banjar menekankan pentingnya kesadaran hukum serta bahaya dari tindakan kekerasan, terutama yang melibatkan senjata tajam.
Ia menyampaikan bahwa tindakan ini tidak hanya membahayakan nyawa para pelaku, tetapi juga orang-orang di sekitar.
Karena itu, tindakan semacam ini tidak dapat ditolerir.”Perbuatan kalian meskipun masih di bawah umur, tetap memiliki konsekuensi hukum yang serius,” tegas AKBP Ifan Hariyat.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekolah dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat menghancurkan masa depan mereka.
Kapolres juga mengajak para pelaku untuk memperbaiki diri dengan mengisi waktu mereka pada hal-hal yang positif, seperti pendidikan dan kegiatan sosial. “Hidup kalian masih panjang, jangan hancurkan masa depan dengan tindakan yang ceroboh dan berbahaya,” ujarnya.
Diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan menjadi pembelajaran bagi anak-anak lainnya agar tidak terlibat perilaku kekerasan (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















