SEDOT Sungai Kuripan, Puluhan Armada BPK Jalankan Pompanisasi

- Penulis

Selasa, 19 Januari 2021 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memutuskan untuk melakukan pompanisasi air yang menggenangi kawasan Kota Banjarmasin, khususnya genangan air yang ada di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa (19/01/2021) siang.

Tidak hanya itu, mereka juga merobohkan bangunan yang dianggap menghambat aliran sungai. Khususnya aliran Sungai Veteran.

Pompanisasi tersebut dilakukan dengan mengerahkan puluhan mesin penyedot air milik armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Kepala Bidang Damkar Kota Banjarmasin, Said Abdul Rahman menjelaskan, penyedotan air difokuskan di Sungai Veteran, yang airnya dialirkan ke Sungai Martapura.

Menurutnya, pompanisasi dilakukan mulai dari pukul 10.00 WITA hingga 14.00 WITA. Mesin pompa air yang digunakan jumlahnya mencapai 30 unit.

“Hari ini kita fokus di tiga titik penyedotan. Mulai dari jembatan yang posisinya berdampingan dengan Pasar Kuripan hingga Sungai Veteran yang ada di belakang Kelenteng Soetji Nurani atau kawasan tepekong,” ucapnya.

Lantas, bagaimana hasilnya?

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang (Kabid) Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony membeberkan bahwa ada sedikit perubahan.

Pasalnya, genangan awalnya membuat marka jalan di kawasan Kuripan terendam dan tidak kelihatan, kini sudah lumayan kelihatan.

“Meskipun memang belum terlalu maksimal. Karena lagi-lagi, kondisi Sungai Martapura kembali meninggi,” ucapnya, Selasa (19/1/2021) sore melalui sambungan telepon.

Menurut pria dengan spaan Thony itu, upaya pompanisasi yang melibatkan BPK bakal terus berjalan. Bahkan pihaknya sudah membeli dua buah pompa penyedot dengan kapasitas besar.

“Ada dua buah yang dibeli. Seperti mesin dompeng di pendulangan. Nantinya digunakan untuk menyedot air di Sungai Kuripan dan Sungai Veteran,” tambahnya.

Baca Juga :   KAKEK MATNOR Tercebur Bersama Motornya di Lumpuran Sungai dan Melepas Nyawa

Selain itu, agar pompanisasi bisa lebih optimal, saat ini pihak Dinas PUPR Kota Banjarmasin, juga memerintahkan untuk menutup sementara kawasan Sungai Veteran.

Alasannya, tidak lain adalah untuk menghambat air yang ada di Sungai Martapura kembali masuk ke Sungai Veteran hingga Sungai Kuripan yang dipompa.

“Di awal perencanaan, ada 13 titik lokasi pompanisasi. Tapi untuk percobaan, dilakukan tiga titik dulu. Karena kalau kami menghitung-hitung, untuk di 13 titik itu saja, bisa menggunakan lebih dari 78 unit mesin penyedot. Tentunya, kami juga kembali mengharapkan bantuan armada BPK lainnya,” tutupnya.

Di sisi lain. Selain melakukan upaya pompanisasi, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin juga membongkar satu unit bangunan yang berdiri di atas badan sungai yang dianggap menghambat aliran air di kawasan Sungai Kuripan. Yakni, satu unit pos polisi.

Dari hasil pantauan awak media, pembongkaran dilakukan sejak Senin (18/1/2021) malam. Berlanjut hingga Selasa (19/1/2021) siang dengan menerjunkan satu unit eskavator, serta sejumlah personel gabungan. Baik dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Mukhyar menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait pembongkaran pos polisi tersebut.

“Pembongkaran sudah atas izin Pak Kapolresta Banjarmasin. Dan ini juga bentuk kepedulian dan partisipasi aparat terhadap kondisi yang saat ini terjadi,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca