SAPRAS Cegah Karhutla di Bandara dan Hutan Lindung

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 20:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seseorang menggunakan kendaraan trail meninjau beberapa hektare lahan yang hangus akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (28/7/2025). (ANTARA/Tumpal Andani A)

Seseorang menggunakan kendaraan trail meninjau beberapa hektare lahan yang hangus akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (28/7/2025). (ANTARA/Tumpal Andani A)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan kesiapan sarana dan prasarana untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan ring satu di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru dan Hutan Lindung Liang Anggang.

Kepala Seksi Pengendalian Karhutla Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel Bambang Marwanto mengatakan peninjauan sarana dan prasarana (sapras) di ring satu dilaksanakan lintas lembaga di Banjarbaru, Senin (28/7/2025).

“Sebelum nanti pembasahan lahan untuk mencegah karhutla, kami meninjau titik-titik yang akan dibasahi di wilayah ring satu,” ucapnya.

Bambang menyebutkan lembaga terkait yang meninjau ke lapangan terdiri atas Dishut Kalsel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel.

“Ini upaya untuk mengintensifkan pencegahan karhutla menjelang puncak kemarau. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjaga kawasan strategis di Bandara Internasional Syamsudin Noor dan Hutan Lindung Liang Anggang,” kata Bambang, dilansir ANTARANews.

Dalam peninjauan lapangan itu, tim gabungan lintas instansi memastikan kesiapan infrastruktur pembasahan serta ketersediaan sumber daya air yang memadai di lokasi-lokasi strategis rawan kebakaran.

Bambang menyebutkan pasokan air saat ini mencukupi untuk penanganan saat keadaan darurat, beberapa titik pasokan air masih melimpah seperti di Guntung Damar dan Embung Jokowi, baik dari aliran sungai maupun dari embung buatan.

Baca Juga :   KAPOLDA Kawal Penanganan Karhutla di Kotim

Selain itu, kata dia, tim juga melakukan peninjauan ke wilayah Golf Ujung dengan fokus pada pengembangan areal pembasahan hingga mencakup kawasan Hutan Lindung Liang Anggang.

Langkah ini, katanya, cukup krusial untuk menjaga ekosistem hutan lindung, sekaligus melindungi kawasan vital, seperti bandara, dari potensi bahaya asap dan kebakaran.

Bambang menegaskan koordinasi lintas sektor ini merupakan bentuk penguatan sinergi dalam menghadapi tantangan karhutla di Kalsel.

Mengingat posisi Bandara Internasional Syamsudin Noor sebagai pintu gerbang utama transportasi udara di provinsi ini, kata dia, tim gabungan memprioritaskan upaya perlindungan dari gangguan kabut asap.

“Dengan perencanaan pembasahan lahan yang matang serta dukungan sumber daya yang memadai, kami optimistis mampu meminimalisir dampak karhutla dan menjaga keselamatan lingkungan serta aktivitas masyarakat,” ujar Bambang. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca