Rusunawa Teluk Kelayan Mulai Buka Pendaftaran Calon Penghuni

- Penulis

Selasa, 17 September 2019 - 20:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Rusunawa di Muara Kelayan yang setahun lalu sudah selesai dibangun, kini mulai melakukan proses seleksi sebagai respon cepat Pemko Banjarmasin untuk segera dihuni warga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk yang terkena dampak program pemerintah dan disabilitas.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Banjarmasin Ir H Ahmad Fanani didampingi pihak Kementerian PUPR menghelat sosialisasi pemanfaatan dan penghunian rumah susun sewa di Jalan Teluk Kelayan, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan, Selasa (17/09/2019).

Kepala Pengembangan Perumahan,Kementerian PUPR Bisma Staniarto mengaku saat ini dalam tahap proses pendaftaran bagi calon penghuni untuk diseleksi pengelola dan ditetapkan usai memenuhi persyaratan.

“Iya, kata Disperkim hari ini sudah dibuka hingga Sabtu (21/9/2019) dan diharapkan pada 26 September nanti sudah resmi diisi,” ucapnya, Selasa (17/9/2019).

Bahkan dalam prosedur serah terima aset, disebutnya jika diatas Rp10 miliar tentunya mesti melalui proses kementerian dan tim peneliti agar bisa segera rampung. Hal ini dinilainya lumrah, mengingat yang diserahkan merupakan barang negara.

“Memang proses berkas serah terima, biasanya satu hingga dua tahun kedepan,” katanya.

Meski begitu, ujar Bisma mengklaim Rusunawa ini tetap bisa dimanfaatkan. Sebab, mendapat surat dari Dirjen untuk pemanfaatan sementara sembari menunggu penandatanganan serah terima aset.

“Iya, tanggal 26 September menurut informasi Pemko sudah bisa dihuni,” ujarnya.

Sementara, Kepala Disperkim Banjarmasin Ir H Ahmad Fanani menyatakan, dalam 58 kamar yang disediakan disebutnya ada enam kamar khusus bagi penyandang disabilitas yang berada di lantai bawah.

Baca Juga :   PEMKO BANJARMASIN Luncurkan Super Apps Pintar v3.0.0

“Kalau untuk difabel kita sediakan dibawah. Sementara, untuk seleksi itu berlaku untuk yang umum,” ucapnya.

Ia mengakui, dalam penempatan kamar penghuni ini mereka tidak bisa memilih sendiri. Namun, setelah diserahkan seluruh bangunan ini, tentunya mereka bisa meminta untuk ditempatkan di mana saja.

“Kalau itu tentu sifatnya bukan lagi iuran. Melainkan mengarah ke tarif. Nah, untuk saat ini kan sifatbya masih sementara, baik atas dan bawah iurannya tetap sama,” ujarnya.

Namun ketika sudah dilakukan penerimaan hibah, maka akan ada perbedaan harga sesuai perda yang ditetapkan. “Karena yang pasti diatas lebih murah dibanding dibawah,” ucapnya.

Bahkan sampai saat ini Pemko Banjarmasin belum bisa menganggarkan APBD untuk menutupi pembiayaan operasional, sehingga, dalam pengelolaannya dilakukanlah biaya iuran bagi penghuni per bulan hingga penandatanganan serah terima.

“Seandainya bisa dihibahkan dalam waktu cepat, tentu bisa segera didanai APBD,” ujarnya.

Selain itu, Fanani mewajibkan calon penghuni untuk iuran menabung minimal Rp150 ribu hingga tiga tahun masa akhir menetap di Rusunawa.

Selamat, salah satu warga yang disfabel saat berada di Rusunawa sangat bekeinginan tinggal di Rusunawa yang semuanya fasilitas cukup lengkap. Bahkan dia sudah mengenali kalau ruangannya cukup representatif dan layak untuk tinggal sepertinya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin
MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton
BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

LANGKAH PSIS Semarang Dihentikan Barito Putera, Raih Tiga Poin

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 15:07

SOROTI Dampak PNP, DPRD Kalsel Dorong Pendataan Lebih Ketat

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyusuri lorong Gudang Bulog Panaikang untuk memastikan secara langsung kondisi dan stok beras nasional di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026). (Antara/Harianto)

Bisnis

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Minggu, 5 Apr 2026 - 22:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca