RS DI BANJARMASIN KEWALAHAN, Pasien Covid-19 Pun Harus Mengantre

- Penulis

Jumat, 2 April 2021 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejuangang Para Dokter Melawan Covid

Pejuangang Para Dokter Melawan Covid

SuarIndonesia – Seiring dengan melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Kota Banjarmasin, sejumlah rumah sakit diketahui kewalahan dalam hal penanganan. Termasuk, di RSUD Sultan Suriansyah.

Kapasitas di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin itu diketahui sudah penuh. Sementara ini untuk pasien Covid-19 diketahui berjumlah 16 pasien. Ditambah dengan empat orang pasien yang masih ada di IGD alias dalam tahap pemeriksaan.

“Yang empat mengantre juga untuk bisa masuk ruangan perawatan,” kata Plt Direktur RS Sultan Suriansyah, dr Asmaul Husna, Kamis (1/4/2021).

Wanita dengan sapaan Husna itu menjelaskan, di rumah sakit yang dipimpinnya sudah sesuai dengan SDM yang ada, dan mengingat tetap melayani pasien non Covid-19 yang juga meningkat, pihaknya hanya mampu merawat 15 sampai 20 pasien Covid-19.

Lantas, bagaimana lonjakan pasien COVID-19 di RS itu? Menurutnya, sejak Januari hingga Maret pasien datang silih berganti. Namun rata-rata, setiap harinya diketahui merawat diatas 15 pasien.

“Tempat tidur yang disediakan sekira 40, tetapi sekali lagi karena SDM terbatas dan tetap merawat pasien non COVID-19, maka kemampuan kamu saat ini hanya merawat 15 sampai 20 pasien,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, kondisi itu juga sudah lebih dulu terjadi di dua rumah sakit, yakni, RSUD Ulin dan RSUD Ansari Saleh.

Di RSUD Ulin di Jalan Ahmad Yani kilometer 2,5 Banjarmasin Tengah. Pada Desember 2020 lalu, tersisa 19 pasien saja di rumah sakit milik pemprov tersebut.

Namun, awal Januari mulai merangkak naik. Sampai Februari, sudah 60 pasien yang ditangani. Kemudian pada pekan pertama dan kedua bulan Maret, sudah tembus 90 pasien.

“Data terakhir pada Selasa (30/3) ada 115 pasien. Hari ini mungkin bertambah lagi,” sebut Dirut RSUD Ulin, dr Suciati.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Memang, belum melebihi daya tampung. Sebab, fasilitas COVID-19 di sana mampu menampung 206 pasien. Tersebar di satu lantai ruang bougenville, empat lantai di ruang anggrek, dan lima lantai di ruang mawar.

Sebenarnya, sejak grafik kasus mulai melandai pada akhir tahun kemarin, RSUD Ulin mengurangi kapasitas fasilitas tersebut. Hanya mengaktifkan dua lantai saja.

Tapi melihat laju penambahan kasus kian mengkhawatirkan, Suciati memutuskan untuk mengaktifkan semuanya lagi.

“Sementara kami masih memaksimalkan nakes Ulin. Tapi kalau terus melonjak, terpaksa kami meminta bantuan para relawan,” ungkapnya.

Serupa dengan di RSUD Ansari Saleh. Dari 102 tempat tidur yang disiapkan di fasilitas khusus COVID-19, hampir semuanya sudah terisi.

“Pasien yang kami rawat sudah 96 orang, ini sudah di ambang batas,” ungkap Direktur Utama RSUD Ansari Saleh, dr Izzak Zulkarnaen.

Ia membeberkan, dari awal Januari sampai akhir Februari, rata-rata yang dirawat di sana sebanyak 30 sampai 40 pasien. Tapi memasuki Maret, muncul lonjakan tajam hingga dua kali lipat.

“Saat ini, nakes di Ansari Saleh ada 200 orang. Syukur, mereka cukup terbantu dengan kehadiran para relawan,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut
PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar
KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca