Remajakan Perkebunan Sawit Dibantu Rp25 Juta Perhektare

- Penulis

Senin, 1 April 2019 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Lahan perkebunan sawit seluas 4.516 hektare di Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru mendapatkan program peremajaan. Setiap hektare lahan yang diremajakan mendapat suntikan dana Rp25 juta.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, drh. Suparmi mengatakan sumber dana untuk peremajaan kelapa sawit pekebun dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Besaran dana yang akan dikeluarkan untuk peremajaan kelapa sawit ini sebesar Rp25 juta perhektare dan berbentuk dana hibah.

Suparmi menambahkan, untuk menyelenggarakan peremajaan kelapa sawit pekebun ini harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Suparmi berharap, daerah lain di Kalsel yang memiliki perkebunan sawit juga dapat mengajukan penyelenggaraan peremajaan kelapa sawit pekebun.

Luas perkebunan kelapa sawit di Kalsel mencapai 404.231 hektare yang terdiri dari Perusahaan Besar Swasta (PBS) seluas 311.670 hektare, Perkebunan Rakyat sebesar 86.822 Hektare, dan Perkebunan Besar Negara seluas 5.739 hektare.

Sedangkan dari sisi produksi, sebesar 1.325.365 ton dan produktivitas CPO sebesar 3.288 kg per hektare.

Baca Juga :   RESMIKAN 22 Jembatan Merah Putih Presisi Tersebar di Wilayah Kalsel

Sedangkan produktivitas inti sawit mencapai 896,6 kg per hektare pertahun.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Drs H Abdul Haris pada saat membuka sosialisasi peremajaan kelapa sawit pekebunan , Senin (1/4) di Q Grand Dafam menambahkan, secara nasional target peremajaan kelapa sawit pekebun di tahun 2019 seluas 200 ribu hektare, sementara di Kalsel ditargetkan seluas 4.516 hektare yang yang tersebar di 3 kabupaten.

“Mengingat potensi kelapa sawit di Kalsel dan peran Kelapa Sawit dalam menyumbang devisa negara sangat besar, maka perlu upaya berkesinambungan untuk menjaga dan mengembangkan peran kelapa sawit,” ujarnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham
PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1
MENTAN: BANTUAN ALSINTAN Gratis, Masyarakat Lapor Bila Ada Pelanggaran
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel
BNPB : Tim Terkait Masih Bersiaga di Lapangan Himpun Kronologi serta Penyebab Jatuhnya Helikopter “Water Bombing”
HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38