RATUSAN Anak Serukan Stop Perkawinan Usia Dini

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anak saat membawa poster terkait penolakan pernikahan anak pada peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Lombok Tengah, Minggu (27/07/2025). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Tengah)

Sejumlah anak saat membawa poster terkait penolakan pernikahan anak pada peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Lombok Tengah, Minggu (27/07/2025). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Tengah)

SuarIndonesia — Ratusan anak dari berbagai desa di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) turun ke jalan dengan membawa poster yang berisi tulisan edukasi dalam rangka mendukung pencegahan pernikahan usia dini di daerah setempat.

“Saya mendukung gerakan yang dipelopori anak-anak dan remaja ini dalam menolak pernikahan anak,” kata Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri saat menghadiri acara tersebut di Lombok Tengah, Minggu (27/7/2025).

Ratusan anak yang turun dan berjalan di Kota Praya tersebut, dalam aksi damai memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025 dengan tema “Tolak Jadi Target Perkawinan Anak”.

Para peserta menyerukan perlawanan terhadap praktik perkawinan anak yang masih terjadi di sejumlah wilayah dan Kabupaten Lombok Tengah khususnya.

“Kami mendengar suara kalian dan kami tidak akan tinggal diam,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keberanian Forum Anak Lombok Tengah dalam menyuarakan isu krusial dan berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan.

“Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berkomitmen untuk hadir dan bekerja bersama dalam melindungi hak-hak anak di daerah ini,” kata Bupati Lalu Pathul, dilansir dari ANTARANews.

Puncak acara berlangsung di depan Masjid Agung Praya, di mana perwakilan anak menyampaikan orasi di hadapan Bupati Lombok Tengah.

Baca Juga :   GELAR Unjuk Rasa Diimbau tidak Anarkis

Dalam orasi yang lantang dan penuh emosi, mereka menegaskan bahwa praktik perkawinan anak bukanlah bagian dari budaya Sasak, melainkan bentuk kekerasan struktural yang merampas hak dan masa depan anak.

“Kami bukan objek adat. Kami adalah subjek perubahan. Perkawinan anak menghentikan mimpi dan masa depan kami. Kami menolak menjadi target perkawinan anak,” kata Ketua Forum Anak Desa Tumpak Mirza selaku perwakilan anak di Lombok Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari inisiatif Power to Youth, yang menggandeng Yayasan Gemilang Sehat Indonesia, Forum Anak Lombok Tengah, serta Forum Anak dari empat desa yakni Labulia, Jelantik, Tumpak dan Pengengat.

Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah juga tampak antusias mengikuti jalannya orasi dan memberi apresiasi terhadap semangat anak-anak dan kaum muda yang terlibat langsung dalam aksi damai tersebut. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca