RASA SYUKUR Kelancaran Haul ke-219 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

- Penulis

Minggu, 6 April 2025 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meski ribuan jemaah berbagai daerah memadati Haul ke-219 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Masjid Jami Tuhfaturroghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Sabtu (5/4/2025), semua berjalan lancar.

Rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan tersebut diawali pembacaan maulud dan tahlil kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Habib Ali bin Abdullah Alaydrus.

Serta pembacaan manaqib Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary oleh Guru Ahmadi Hamid yang juga keturunan dari Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Muhammad Husein menyatakan rasa syukur atas kelancaran acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

“Alhamdulillah, acara haul tahun ini berjalan dengan sangat baik dan penuh keberkahan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada seluruh panitia, relawan, para ulama, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh jemaah yang telah turut serta menyukseskan acara ini,” ucapnya.

Menurutnya, haul ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan keilmuan dan perjuangan dakwah Datu Kelampayan yang sangat berjasa dalam penyebaran Islam di Kalsel.

“Haul ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kecintaan kita terhadap ulama, serta meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam membimbing umat,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya sebagai masyarakat Kalsel, khususnya sebagai Urang Banjar, atas banyaknya ulama besar yang lahir di Bumi Antasari.

Hasnuryadi Sulaiman bahkan mengutip pendapat yang menyebutkan bahwa Kalsel merupakan “tempat lahirnya para alim ulama”.

“Para alim ulama tersebut tidak hanya menjadi pelita dan tersebar di berbagai daerah di banua kita, tetapi juga tersebar di berbagai penjuru Nusantara, bahkan hingga mancanegara,” ujar Wagub.

Lebih lanjut, beliau menyebutkan bahwa Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari adalah “penghulu para alim ulama” di Kalsel.

“Sungguh sosok ulama yang luar biasa, meski sudah ratusan tahun beliau wafat mendahului kita, namun kehadiran maupun keberadaan beliau masih dapat kita rasakan,” imbuhnya.

Wagub Hasnuryadi juga menyinggung warisan Datu Kelampayan yang tidak hanya berupa kitab-kitab, tetapi juga melahirkan para alim ulama dari generasi ke generasi, termasuk ulama kharismatik seperti Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul.

“Insya Allah, keturunan dan penerus beliau akan terus hadir, membimbing ummat ke jalan yang diridhai Allah SWT,” tuturnya.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Di akhir sambutannya, Wagub Hasnuryadi mendoakan agar keberkahan selalu menyertai masyarakat Kalsel.

“Semoga berkat kita berhadir dalam haulan ini, kita dan Banua kita senantiasa mendapatkan keberkahan dan kemuliaan dari Allah SWT, serta dilindungi dari segala macam bencana,” pungkasnya.

Salah satu Zuriyat Datu Kalampayan H. Ahmad Sufian Al Banjari, zuriyat dari jalur Taniran kandangan menyampaikan
hikmah dari penyelenggaraan haul ini adalah menyatukan antara ulama dan umara serta masyarakat yang turut hadir dalam Haul Ganal Datu Kelampayan ke 219.

“Jika semua ini bersatu, akan memberikan keberkahan dan rahmat serta keselamatan umat,” Ujarnya

Dirinya juga menjelaskan sama halnya dengan Datu Kalampayan sendiri beliau yang bersinergi atau berkalaborasi dengan sulthan atau pemerintah pada jamannya terdahulu sehingga menimbulkan kesejahteraan bagi umat masyarakat.

Datu kelampayan seorang sosok Wali Allah yang tawadh, beliau sangat mnguasai semua disiplin ilmu baik fiqih, tauhid, tasawuf atau akhlaq.

Datu kelampayan merupakan tauladan bagi kita karena ada tiga pelajaran yang dapat kita ambil dalam Al Quran surah Al Ahzab yakni.

Pertama hidup harus punya uswah atau tauladan yang baik diantaranya mencontoh sosok wali Allah yakni Datu kelampayan.

Yang kedua, jadikan diri kita sebagai tauladan yang baik khusunya bagi keluarga kita sendiri.

Ketiga, sebaik baik tauladan adalah baginda Rasulullah SWA yang patut dicontoh bagi semua umat.

“Ulun berharap mudah mudahan dengan haul ini menambah kecintaan kita kepada Rasulullulah dan para Wali Allah serta para ulama dan menambah rasa persatuan dan kebersamaan serta kekeluargaan umat,” harap H. Supian Al Banjari.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan dan penghormatan masyarakat Kalsel terhadap ulama besar yang telah berjasa dalam penyebaran Islam di Banua.

Diharapkan, semangat dan nilai-nilai yang diwariskan Datu Kelampayan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memperkuat iman dan mempererat ukhuwah Islamiyah di Kalsel. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru