Ramai-ramai Tolak “People Power” Inilah Alasan Mahasiswa Muslim dan Para  Ulama di Kalsel

- Penulis

Rabu, 15 Mei 2019 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Para Ulama, Tokoh Agama, Pimpinan Pondok Pesantren mengatakan, hal-hal yang berhubungan dengan Pemilu 2019, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah selesai dengan jujur, adil, transparan dan demokratis.

“Atas nama Ulama, Tokoh Agama, dan Pimpinan Pondok Pesantren, kami menghimbau masyarakat agar tidak perlu menimbulkan gejolak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutur salah seorang Ulama, Rabu (15/5/2019).

Apalagi merebaknya isu People Power, direspon oleh para Ulama, Tokoh Agama, Pimpinan Pondok Pesantren hingga Tokoh Seni, Budayawan hingga Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Tidak perlu ada pengerahan massa (People Power) yang justru akan menimbulkan hal yang lebih parah lagi. Lebih kacau lagi kita akan menerima kerugian dari usaha tersebut, imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mencari jalan yang lebih maslahat. “Carilah jalan lain. Jalan yang lebih maslahat demi kejayaan bangsa dan Negara,” tandasnya.

Pendapat senada disampaikan para Pimpinan Pondok Pesantren di Kalsel. Pimpinan Pondok Pesantren secara tegas menolak People Power.

“Atas nama Pimpinan Pondok Pesantren menolak segala gerakan-gerakan yang inkonstitusional, yang berkenaan dengan melawan hukum, yang berkenaan dengan menggerakkan massa atau People Power,” tegas Pimpinan Pondok Pesantren.

Menurutnya, People Power adalah gerakan untuk kepentingan sesaat dan kepentingan kelompok atau perorangan yang tidak bertanggungjawab terhadap masyarakat dan umatnya.

Baca Juga :   UJI KOMPETENSI Bahasa Inggris di Polda Kalsel

“Kami menghimbau dan menyerukan kepada seluruh masyarakat Negara Indonesia, Kalimantan Selatan secara umum, khususnya kaum muslim dan para santri untuk tidak terpancing dan tidak ikut-ikutan dengan kelompok-kelompok yang tadi kami sampaikan atau kelompok yang mengajak untuk melawan hukum, tambahnya.

“Kata-kata orang bijak, menghilangkan memaslahatan harus lebih didahulukan daripada mendatangkan memaslahatan.

Apalagi di bulan Ramadan ini, untuk bangsa, untuk semua pihak khususnya agamawan, marilah menjaga hawa nafsu, ucap salah satu Pimpinan Pondok Pesantren.

Menariknya, penolakan People Power juga datang dari Tokoh Seni, Budayawan dan Mahasiswa Muslim Kalsel. “People Power seperti yang saya bayangkan adalah sesuatu yang mengerikan, dan itu jelas saya tolak, tandasnya.

Ia menambahkan, People Power dapat memudarkan persatuan dan kesatuan dan memecah belah masyarakat.

Masyarakat Indonesia yang sudah dipersatukan dengan keanekaragaman budaya, agama, suku dan adat ini akan terpecah belah dengan adanya aksi Power People, katanya.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tak terbawa arus atau turut serta dalam aksi People Power. “Mengingatkan masyarakat agar tidak tergiring aksi People Power dan fokus dengan aktivitas keseharian saja, pungkasnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BARITO PUTERA Gagal ke Super League
TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan
TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak
DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41

TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:46

AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:17

JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:46

DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:38

EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng

Berita Terbaru

Tim bulu tangkis Korea Selatan berpose setelah menghempaskan tim China 3-1 di Uber Cup 2026. Negeri Ginseng membawa pulang trofi dari kesuksesan tim putrinya. (Foto: Badminton Korea Association)

Olahraga

KOREA SELATAN Juara Uber Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40


Pemain PS Barito Putera berselebrasi merayakan gol yang dicetak Fabiano Beltrame (Nomor Punggung 15) pada pertandingan terakhir pekan ke-27 Grup B/Timur Pegadaian Championship di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (3/5/2026). (Foto: Antara/Tumpal A Aritonang)

Headline

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca