PUPR Normalisasi Sungai Buaya di Kawasan Sie Andai

- Penulis

Rabu, 26 Juni 2019 - 20:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Komitmen Walikota H Ibnu Sina dan Wakilnya H Hermansyah mengembalikan sungai bukan hanya isapan jembol.

Buktinya, tahun 2019 ini Dinas PUPR Kota Banjarmasin mulai menggelontorkan dana normalisasi sungai.

Bahkan tak tanggung-tanggung, kegiatan normalisasi sungai yang dipilih justru Sungai Buaya di kawasan Sungai Andai Banjarmasin.

Dari bantaran Sungai Buaya (anak Sungai Andai) yang terdapat di Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara kini mulai dipercantik dengan dilakukan pembangunan siring di sisi kiri dan kanannya sepanjang 80 meter yang menelan biaya proyek sebesar Rp172 juta.

Kepala Bidang Sungai, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony ST, MT membenarkan pengerjaan siring di Sungai Buaya dilaksanakan sejak awal bulan Mei lalu, dengan alokasi waktu proyek pengerjaan rampung hingga pertengahan bulan Juni.

“Kemarin baru selesai dan kita bikin beda warnanya dengan siring-siring yang sudah ada. Kita buat lebih mencolok sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar yang memandanginya,” ungkap Thony kepada wartawan, Rabu (26 /06/2019).

Thony panggilan akrab Hizbul Wathony lebar Sungai Buaya berkisar dari 7 meter hingga 8 meter sampai kepada ke permukaan muara Sungai Andai dan masih digunakan oleh warga sekitar sebagai penunjang beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :   IBU-IBU Pingsan Antre BBM di SPBU

“Sungai di sana masih lebar sekitar 7 hingga 8 meter, makanya kita pelihara dan kita buat siring seperti ini. Selanjutnya ada diproyekkan kembali untuk pengerukan untuk membuat sungai lebih dalam,” kata Thony.

Bahkan, menurut Thony, dibuatnya siring di bantaran Sungai Buaya bertujuan untuk menjaga ketahanan lahan di sekitar karena terdapat dua fasum yang sangat penting bagi masyarakat yakni masjid dan sekolah.

“Kemudian ada dua fasum kan sana, ada masjid sama SMP. Jadi kita buat siring untuk menjaga lahan dari longsor di bantaran sehingga bisa dikembangkan lebih lagi daripada ini, misalnya dibuat RTH atau apa mungkin kan bisa dari Disdik juga kalau mau, lahan di sana masih sangat luas lahannya,” demikian Kepala Bidang Sungai, Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony ST, MT.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
SUMPAH PEMUDA 2026 Jangan Hanya Patriotik, Beranilah Menuntut Keadilan
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:12

KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:44

DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39

PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:37

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:40

BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13

POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28