SuarIndonesia – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Wali Kota Banjarbaru, diingatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara intensif untuk memantau situasi di wilayah masing-masing.
Mereduksi (upaya menurunkan intensitas pertentangan) atau potensi konflik di tingkat elit maupun akar rumput terkait residu pemilukada dan PSU serta mengambil langkah antisipasi dengan melibatkan seluruh komponen di wilayah
Ini semua terungkap saat Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Forkopimda Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Politik dan Keamanan bersama Kemenko Polhukam secara daring dari Command Center Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Kamis (17/4/2025).
Gubernur didampingi Pj Sekretaris Daerah Provinsi, Muhammad Syarifuddin, Kapolda, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, dan Kepala Badan Intelejen Daerah (Binda) Brigjen Pol Nurullah.
Rakor dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus.
Menghadapi PSU) di Kota Banjarbaru pada Sabtu 19 April, Gubernur H. Muhidin berharap situasinya aman dan terkendali.
“Kami menghimbau warga Kota Banjarbaru menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS. Semoga PSU berjalan aman dan tertib bagi warga Kota Banjarbaru,” ucapnya.
Sementara itu, pada pembahasan rapat seputar langkah-langkah antisipatif potensi gangguan keamanan dan menyikapi isu-isu lainnya yang kemungkinan terjadi di Mei mendatang.
Mei disebut sebagai ‘Bulan Aksi’ karena ada beberapa event penting seperti peringatan hari buruh se dunia atau Mayday pada tanggal 1, peringatan tragedi Trisakti tanggal 12, dan pada tanggal 24 berikutnya dilakukan PSU di tiga tiga wilayah, dan lain-lain. (AP/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















