PROPAM POLDA KALSEL Selidiki Oknum Penyuplai Miras, Terungkap dari Penyegelan D’Lagend

Bagikan :
PROPAM POLDA KALSEL Selidiki Oknum Penyuplai Miras, Terungkap dari Penyegelan D’Lagend

SuarIndonesia – Pihak Propam Polda Kalsel, tanggapi serius dan akan terus selidiki soal disebut adanya  oknum penyuplai miras (minuman keras).

Itu terungkap dari penyegelan Cafe D’Lagend Banjarbaru oleh Walikota,  Aditya Mufti Ariffin, yang turun ke lokasi menertibkan bersama unsur Forkopimda pada Rabu (24/11) dinihari.

Bagi pihak Propam yang bertanggung-jawab kepada masalah pembinaan profesi dan pengamanan di lingkungan intern, tak ada toleren, terhadap oknum yang dinilai menyalahi.

“Apalagi sampai melanggar hukum, dan akan “hajar” (tindak tegas,red) jika dalam proses penyedilikan terbukti,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai, didampingi Kabid Propam, Kombes Pol Dudy Iskandar, SIK, M.H, disela pengamanan aksi demo buruh di depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (25/11/2021).

“Ini dari pimpinan ditanggapi serius dan akan terus selidiki soal oknum tersebut,” lanjut Kabid Humas.

Ia katakan, jika oknum Polisi sampai suplai miras, sangat keterlaluan.
”Kita lihat saja nanti hasilnya, entar diberitahukan juga,” tambah Kabid Propam, Kombes Pol Dudy Iskandar.

Pastinya semua masih dalam proses penyelidikan. Disebut, hukum itu cerminan bagaimana semua masyarakat mentaati dan Korps secara intern juga adalah masyarakat.

“Disini harusnya memberikan contoh kepada masyarakat umum.
Yah kalau dari intern menyalahi, pasti ditindak sesuai aturan,” pungkasnya

Diketahui, Cafe D’Lagend, ini izinnya hanya cafe live musik, praktiknya ada diskotik, miras dan karaoke.

Untuk penyuplai miras tersebut akan langsung diselidiki lebih detail.
Semua setelah salah satu pengelola Cafe D’Lagend, menyebutkan jika miras yang ada tersebut bukan dari pihaknya namun disuplai dari salah satu oknum Polisi.

Cafe D’Legend mendapat sanksi SP 2 dan disegel selama 1 bulan.
Karena sebelumya sudah dapat Surat Peringatan (SP).
“Jika nantinya kami dapati pelanggaran lagi, dipastikan akan langsung kami kasih surat peringatan ketiga dan langsung kami cabut izinnya,” tegas walikota saat itu. (ZI)

 181 kali dilihat,  18 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!