SuarIndonesia-Balai pengolahan air minumn (BPAM) Banjarbakula bakal meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK).
Rencana pembangunan tersebut memasuki fisibility study (FS) dan detail enginering design (DED).
“Kita sudah proses FS dan DED tahun ini melalui anggaran perubahan. Rencana tahun depan masalah pembamgunan dan isi bangunan seperti isi AMDK,” jelas Kepala BPAM Banjarbakula, M. Berty Nakir.
Bangunan penunjang tersebut berada di kawan instalasi pengolahan air (IPA) Pinus 2 di Banjarbaru. “FS dan DED sudah dirancang pihak ketiga. Sudah proses tinggal pelaksanaan. Untuk pembangunannya tahun depan,” bebernya.
Berty memastikan layanan air bersih tak terganggu. Air curah yang diproduksi 2 mesin IPA di sana masih melebihi kapasitas. BPAM Banjarbakula mempunyai 2 mesin IPA berkapasitas 500 dan 250 liter per detik.
Pemakaian untuk PDAM Intan Banjar hanya 400 liter per detik dan 70 liter per detik untuk PDAM Pelaihari.
“Sisanya masih ada sekitar 250 liter per detik, jadi tidak mengganggu distribusi. AMDK kami rencanaan dalam bentuk botol gelas, dan galon. Tinggal melihat anggaran apakah cakup semua atau satu-satu,” pungkasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















