PPKM LEVEL 4 dan 3 Ini Poin Pengaturan Disampaikan Pj Gubernur Kalsel, Kapolda dan Danrem

- Penulis

Senin, 26 Juli 2021 - 17:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – PPKM level 4 dan 3, ini poin dan untuk dilaksanakan yang disampaikan Pj (Pejabat) Gubernur Kalsel, Safrizal, Kapolda Irjen Pol Rikwanto dan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansnyah, Senin (26/7/2021).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dan level 3 di wilayah Kalsel.

PPKM Level IV diterapkan untuk dua kota, yaitu Banjarmasin dan Banjarbaru, sedangkan sebelas kabupaten lainnya di Kalsel diterapkan PPKM Level III.

PPKM Level IV dan Level III ini berlaku selama empat belas hari sejak Senin (26/7/2021) hingga Minggu (8/8/2021).

Hal ini diumumkan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA di Mako Polda Kalsel.

Penetapan PPKM Level IV dan Level III ini kata Pj Gubernur didasarkan pada Inmendagri Nomor 25 Tahun 2021 Tentang Penetapan PPKM Untuk Wilayah di Luar Jawa-Bali.

“Sehubungan penetapan PPKM Level IV dan Level III, dilakukan pembatasan-pembatasan oleh pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota,” tambah Safrizal.

Ia membeberkan sejumlah poin pembatasan baik bagi wilayah yang berstatus PPKM Level IV maupun Level III.

Pada wilayah dengan PPKM Level IV, sektor non esensial seluruhnya diberlakukan kerja dari rumah kecuali yang melayani kebutuhan publik yang tidak bisa ditunda.

Kegiatan belajar seluruhnya dilaksanakan secara daring dan tidak ada pelaksanaan PTM (Pembelajaran Tatap Muka).

Kegiatan industri dibatasi shift kerjanya maksimal 50 persen dari total pekerja setiap shift dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Restoran hanya diperbolehkan untuk melayani konsumen dengan pembelian di bawa pulang dan tidak ada kegiatan makan langsung di restoran.

Warung, lapak dan PKL diatur oleh masing-masing pemerintah kabupaten/kota terkait izin dan jam buka serta pelaksanaan protokol kesehatannya.

Mall dan pusat perbelanjaan seluruhnya ditutup sementara kecuali akses di dalam Mall atau pusat perbelanjaan untuk toko atau tenant apotek, toko obat-obatan atau bahan kebutuhan sehari-hari.

“Tetap dengan ketentuan waktu lama buka, jumlah yang boleh masuk dan protkes yang ketat,” kata Safrizal.

Lalu di tempat ibadah, tidak dilaksanakan kegiatan ibadah berjamaah dan lebih diutamakan beribadah di rumah.

Fasilitas umum ditutup seluruhnya, termasuk tempat aula, kesenian, bermain anak, taman dan yang lainnya.

Kegiatan sosial budaya sementara ditiadakan.  Transportasi umum, maksimal beroperasi dengan kapasitas 70 persen dan dengan batasan waktu oeprasional serta protokol kesehatan.

Sedangkan sektor esensial seperti contohnya layanan kesehatan, keamanan, energi, logistik, konstruksi, sanitasi, distribusi bahan pokok, hewan ternak, bahan bangunan tetap beroperasi 100 persen namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

Sedangkan bagi wilayah dengan PPKM Level III, diantaranya diterapkan kebijakan kegiatan kerja di kantor dibatasi maksimal 25 persen, belajar mengajar 100 persen daring dan kegiatan industri maksimum 50 persen kapasitas pekerja.

Disebut lagi, restoran juga hanya melayani pembelian dibawa pulang, PKL diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat.

Pusat perbelanjaan dibatasi buka hingga pukul 17.00 Wita dengan kapasitas 25 persen, begitu juga pasar tradisional dibuka dengan pembatasan jam oeprasional dan protokol kesehatan.

Fasilitas umum juga ditutup sementara, kegiatan sosial budaya ditiadakan sementara, transportasi umum maksimal kapasitas 70 persen dan di tempat ibadah tidak dilakukan ibadah berjamaah serta diutamakan beribadah di rumah.

Tujuan utama PPKM Level IV dan Level III lanjut Safrizal adalah untuk menekan laju penularan Covid-19 serta mengurangi jumlah penderita dan otomatis juga menekan keterisian tempat tidur rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Kalsel.

“Saat ini BOR di Kalsel sudah di angka 80 persen mendekati 90 persen bahkan beberapa rumah sakit sudah 100 persen dan menambah tempat tidur,” terangnya.

Kondisi ini kata dia akan semakin gawat jika terus berlangsung karena akan sangat membebani kaapsitas fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan.

“Kalau tenaga kesehatan terlalu lelah, imunnya menurun, terpapar, maka kapasitas kesehatan kita makin menurun lagi dan bisa makin banyak korban.

Karena itu ini jadi upaya bersama yang harus dipahami masyarakat juga,” tegas Pj Gubernur.

Ia mengharapkan, dengan dukungan kedisiplinan masyarakat dan upaya bersama, angka penularan Covid-19 bisa ditekan dan juga menekan BOR RS di Kalsel setidaknya hingga di bawah 50 persen.

“Pemerintah daerah juga telah mengatur terkait penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat baik dalam bentuk bahan pokok maupun bantuan tunai,” pungkasnya. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca