Suarindonesia – Police Go To Campus yang dilaksanakan Ditlantas Polda Kalsel, Rabu (12/12), dihadiri ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Banjarmasin.
Semua berkumpul di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Mereka diberikan bekal keselamatan berlalu lintas.

Itu tertuang dalam kegiatan “Dialog Peran Kampus Dalam Mendukung Road Safety 2019”.
Ditlantas Polda Kalsel mengajak civitas akademis menjadi pelopor tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan.
Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, AKBP Muji Ediyanto, statistik jumlah korban tewas di Indonesia rata-rata tiap tahun berjumlah puluhan ribu.
“Di Indonesia, 26.000 jiwa rata-rata tewas pertahun akibat lakalantas, dan 72 persen didominasi oleh roda dua,’’ bebernya.
Laka lantas yang terjadi sebagian besar akibat perilaku pengemudi yang tidak waspada.
Sehingga, ia meyampaikan pentingnya budaya tertib berlalu lintas.
Maka tertib berlalu lintas itu adalah urat nadi kehidupan dan merupakan dan cermin budaya bangsa.
Ia meyakini sudah sangat tepat para kaum intelektual muda dilibatkan dalam Program Nasional Keselamatan Lalu Lintas tersebut.

“Kampus terus kami dorong menjadi contoh tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Melalui adik-adik mahasiswa inilah menularkan virus-virus keselamatan kepada teman, keluarga, lingkungan sekitar tempat tinggal dan masyarakat secara luas,’’ tandas Muji.
Sementara Rektor ULM Banjarmasin, Prof Sutarto berpesan kepada mahasiswa agar menjadi suri tauladan dalam berlalu lintas di dalam masyarakat.
Sedangkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalimantan Selatan, Ardono juga menjelaskan tentang safer vehicle kendaraan yang berkeselamatan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















