Pohon Tumbang di Tengah Jalan A Yani, Lalin Macet Dua Jam

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2019 - 20:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Menyusul terjadinya hujan yang diiringi angin kencang sekitar tengah hari pukul 13.30 Wita, akhirnya berdampak tumbangkan salah satu pohon asam di Jalan A Yani Km 3 , tepatnya di depan kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin, Rabu (01/05/2019) sore.

Bahkan sepanjang Jalan A Yani lajur masuk kota jalan sempat macet total akibat pohon yang berusia 50 tahun lebih tumbang menutup marka jalan sehingga pengendara roda dua dan roda empat tak bisa lewat dan dampak macet tersebut baru normol setelah petugas dan aparat mengangkat pohon asam yang melintang lebar jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar membenarkan, tumbangnya pohon akibat sudah tak kuat menahan terpaan angin.

“Memang kita lihat ada kropos di bagian batang bawah pohon asam jawa itu,” ucapnya.

Mukhyar menjelaskan, padahal sebelumnya DLH memang secara rutin sudah memantau keadaan pohon di Banjarmasin.”Tetapi kami masih belum mempunyai alat untuk mengukur kekuatan atau keroposnya suatu batang pohon,” terangnya.

Baca Juga :   KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin

Ia juga mengaku besyukur karena tidak ada korban dalam kejadian ini, tetapi sempat mengakibatkan kemacetan sebentar, setelah pohon yang tumbang dialihkan, arus lalu lintas berangsur–angsur kembali lancar.

Mukhyar megatakan, DLH memang lagi dalam rutinitas melakukan pemantauan dan pemangkasan pohon.”Rutin memang melakukan pemantauan, yang mana kita lihat harus dipangkas, ya dipangkas, dilihat dari skala prioritasnya. Tapi untuk sekarang masih untuk arah luar kota, belum ke dalam kota,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca