PERKETAT Pengawasan BBM Bersubsidi ke Nelayan, Ini Penegasan Dewan Kalsel

- Penulis

Kamis, 26 Oktober 2023 - 22:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) minta penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan harus dilakukan pengawasan, pasalnya dikhawatirkan tidak tepat sasaran.

“Kita di Komisi II DPRD Kalsel minta data rill kuota BBM subsidi dan data nelayan di provinsi Kalimantan Selatan diperlihatkan agar nanti saat meminta pengajuan BBM bersubsidi kepada BPH Migas bisa tersalurkan dengan baik,” ucap Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, HM Iqbal Yudiannor SE.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, HM Iqbal Yudiannor SE

Ini usai pertemuan dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalsel Ir Hj Suriatinah dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Perikanan KSOP Kelas 1 Banjarmasin “di gedung rumah Banjar” di Banjarmasin, Kamis (26/10/2023)

Menurut Iqbal, permasalahan BBM bersubsidi bagi nelayan ini memang sudah terjadi berlarut-larut.

Pasalnya bos pemilik kapal terus menambah jumlah kapalnya, selain itu penyalur BBM kaang-kadang jauh jaraknya menempatkan SPBN.

“Yang menjadi pertanyaan apakah penyalur betul-betul menyalurkan BBM ke masyarakat karena nelayan tidak setiap hari ke laut.

Sekarang pengawasan lebih penting, pemuktahiran data betul-betul satu kapal itu milik satu orang dan ini menjadi perhatian.

Data yang kami bawa ke kementerian nantinya harus rill, artinya satu kapal milik satu orang, berapa jangkauan nelayan paling jauh 12 mil dan berapa Gross Tonnage (GT)nya,” ujarnya

Kalau nelayan bekerja 7 jam sampai 8 jam pasti ada sisa BBMnya, berdasarkan data kuota BBM yang digelontorkan ada 2 juta lebih GL dan ditambahkan sekarang 2300 GL dan mudah-mudahan ini bisa disalurkan kepada nelayan yang berjumlah puluhan ribu tersebut.

Baca Juga :   BURONAN PERAMPOK Bersajam Kapak di Sebuah Ruko Banjarmasin Diringkus

“Kita minta data rill untuk kuota BBM 2024 agar tidak ada penyelewengan karena akan terjaga,walaupun ada penambahan kapal,” jelasnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono mengatakan fokus ke BBM bersubsidi pasti bermasalah terus karena dari kuota yang tersedia hanya 10 persen.

“Tadi Komisi II minta pengawasan dilapangan diperketat, mudah-mudahan BBM bersubsidi ini bisa ditambah BPH Migas,” ujarnya.

Karena kondisi BBM subsidi kurang jadi perlu dilakukan pengawasan agar idak merembes karena masalah BBM bersubsidi ini pasti kurang terus.

Pengawasan lebih diperketat juga perlu karena selisihnya BBM bersubsidi ini sangat jauh juga dengan BBM tidak bersubsidi.

“Kita akan tetap mengupayakan yang terbaik bagi nelayan di banua,”tegasnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalsel Ir Hj Suriatinah mengatakan terkait BBM bersubsidi bagi nelayan pada kenyataannya kuotanya tidak mencukupi oleh karena itu kepada Pertamina dan lainnya itu yang diupayakan untuk ditambah.

“Pengawasan penting apakah kuota BBM bersubsidi ini sudah tersalurkan yang sesuai dengan data, kalau rillnya sekarang ini jumlah kapal dan kuota BBM bersubsidi hanya 30 persen saja artinya masih banyak kurangnya,” ujarnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca